Dark/Light Mode

BNI Optimistis Jaga Kualitas Aset & Likuiditas di Tengah Ketidakpastian Global

Kamis, 5 Maret 2026 21:37 WIB
Foto: Dok BNI
Foto: Dok BNI

RM.id  Rakyat Merdeka - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta industri keuangan, termasuk perbankan untuk terus melakukan monitoring, potensi dampak akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran terhadap Indonesia.

Menanggapi hal ini, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Okki Rushartomo menegaskan, BNI terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global serta potensi dampaknya terhadap stabilitas pasar keuangan.

Secara umum, dinamika tersebut dapat memengaruhi sentimen pasar dan pergerakan nilai tukar.

Baca juga : Dialog Kenegaraan Prabowo: Simbol Persatuan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

“Namun sistem keuangan domestik tetap didukung oleh fundamental yang kuat, serta koordinasi kebijakan yang baik antara otoritas moneter dan fiskal,” kata Okki kepada RM. id, Kamis (5/3/2026).

Dalam menghadapi ketidakpastian global, BNI menerapkan pengelolaan risiko secara disiplin dan terukur, termasuk melalui penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit, pengelolaan portofolio yang terdiversifikasi, serta pemantauan likuiditas secara berkelanjutan.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas aset tetap terjaga, serta kemampuan bank dalam memenuhi kebutuhan pendanaan nasabah,” ucapnya.

Baca juga : Christiany Dorong Pertamina Jaga Ketahanan Energi di Tengah Gejolak Global

Terkait dinamika nilai tukar, BNI secara aktif memantau perkembangan pasar dan memastikan pengelolaan eksposur valuta asing dilakukan secara prudent sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui pengelolaan likuiditas yang terjaga serta penerapan manajemen risiko yang konsisten.

“BNI optimistis tetap dapat menjaga stabilitas operasional dan mendukung aktivitas bisnis nasabah, termasuk yang memiliki kegiatan usaha lintas negara,” pungkas Okki.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.