Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Fitch Pertahankan Peringkat Kredit PGN BBB- Dengan Outlook Stabil
Rabu, 11 Maret 2026 14:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempertahankan peringkat kredit investment grade pada level BBB- dengan outlook stabil dari Fitch Ratings, baik untuk mata uang asing maupun rupiah.
Penegasan peringkat tersebut mencerminkan ketahanan fundamental bisnis, kekuatan arus kas, serta posisi strategis PGN sebagai pengelola infrastruktur gas bumi nasional di tengah dinamika pasar global.
Direktur Keuangan PGN Catur Dermawan mengatakan afirmasi peringkat itu menunjukkan kepercayaan lembaga pemeringkat internasional terhadap fundamental bisnis dan stabilitas operasional perusahaan.
Baca juga : Tren Harga Pangan Masuk Zona Hijau
“Penegasan peringkat BBB- dengan outlook stabil mencerminkan ketahanan fundamental PGN yang didukung oleh portofolio infrastruktur gas yang strategis, kinerja operasional yang andal, serta pengelolaan keuangan yang disiplin,” kata Catur dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Sebagai Subholding Gas dari Pertamina, PGN mengelola lebih dari 95 persen jaringan infrastruktur gas bumi di Indonesia. Perusahaan memiliki jaringan transmisi dan distribusi gas yang melayani berbagai sektor strategis, mulai dari industri, pembangkit listrik, komersial, hingga rumah tangga.
Peran tersebut menjadikan PGN sebagai salah satu operator infrastruktur energi penting dalam sistem energi nasional sekaligus mendukung ketahanan energi domestik.
Baca juga : KPK: OTT Bupati Pekalongan Terkait Pengadaan Outsourcing
Pada 2025, PGN mencatatkan pendapatan sebesar 3,9 miliar dolar AS dengan EBITDA mencapai 971,2 juta dolar AS serta mempertahankan arus kas kuat sebesar 1,3 miliar dolar AS.
Kondisi tersebut dinilai memberikan fleksibilitas keuangan bagi perusahaan dalam menjaga stabilitas operasional sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur gas bumi di masa mendatang.
Profil keuangan PGN juga menunjukkan penguatan yang konsisten. Rasio interest coverage meningkat menjadi 17,44 kali pada akhir 2025 dibandingkan 15,83 kali pada tahun sebelumnya, yang mencerminkan kemampuan EBITDA perusahaan dalam memenuhi kewajiban bunga secara memadai.
Baca juga : Dirut Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Mudik Lebaran
Selain itu, rasio debt-to-equity juga membaik menjadi 30,5 persen dari sebelumnya 34,6 persen, yang menunjukkan pengelolaan struktur permodalan yang prudent dan disiplin keuangan yang terjaga.
Ke depan, PGN akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui optimalisasi pemanfaatan infrastruktur gas bumi nasional, integrasi portofolio pasokan gas pipa dan liquefied natural gas (LNG), serta peningkatan efisiensi operasional.
“PGN berkomitmen menjaga keandalan operasional, memperkuat integrasi infrastruktur gas nasional, serta memastikan keberlanjutan pasokan energi bagi pelanggan di seluruh Indonesia,” ujar Catur.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya