Dark/Light Mode

Dirut Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Mudik Lebaran

Selasa, 3 Maret 2026 13:24 WIB
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri memberikan penjelasan mengenai program pertamina dalam Menghadapi Idul Fitri 1447 H di Jakarta, Senin (2/3/2026). (Foto: Pertamina)
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri memberikan penjelasan mengenai program pertamina dalam Menghadapi Idul Fitri 1447 H di Jakarta, Senin (2/3/2026). (Foto: Pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam mengawal kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah melalui penguatan pasokan energi nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Perayaan Idul Fitri 1447 H di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Jakarta, Senin (2/3). Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah pimpinan lembaga terkait.

Simon mengatakan melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026, Pertamina memastikan masyarakat memperoleh akses BBM, LPG, dan avtur secara mudah dan nyaman, baik selama perjalanan mudik maupun saat berada di kampung halaman.

Baca juga : QatarEnergy Stop Produksi LNG, Pasokan Asia dan Eropa Terancam

“Fokus utama kami adalah memberikan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh fasilitas operasional Pertamina akan bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan avtur tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas,” ujar Simon.

Berdasarkan data historis dan koordinasi lintas fungsi, Pertamina memproyeksikan kenaikan konsumsi gasoline sebesar 12 persen, LPG 4 persen, dan avtur 2,8 persen selama periode Idul Fitri. Sementara itu, konsumsi gasoil diperkirakan menurun seiring berkurangnya aktivitas logistik berat.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina memperkuat ketahanan stok BBM nasional pada level rata-rata 21–23 hari per 1 Maret 2026.

Baca juga : Christiany Dorong Pertamina Jaga Ketahanan Energi di Tengah Gejolak Global

Simon merinci empat pilar layanan utama yang disiapkan. Pertama, penguatan pasokan energi melalui monitoring kualitas dan kuantitas BBM, LPG, dan avtur di seluruh titik suplai. Kedua, layanan wilayah atensi dengan fokus pada jalur tol, rest area, bandara, pelabuhan, dan kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas.

Ketiga, aktivasi berbagai program Ramadan serta promosi melalui aplikasi MyPertamina. Keempat, penyediaan layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina di sejumlah titik strategis sebagai fasilitas istirahat pemudik yang dilengkapi motoris BBM dan LPG serta layanan darurat.

Pertamina juga menyiagakan 2.074 SPBU beroperasi 24 jam di jalur utama dan kawasan padat kendaraan, 6.300 agen LPG, serta 200 unit mobil tangki sebagai suplai cadangan. Selain itu, disiapkan 64 titik Kios Pertamina Siaga dan layanan modular di wilayah tanpa SPBU permanen maupun kawasan wisata.

Baca juga : Dukung Penundaan Umrah, Hasan Basri Agus: Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

Penguatan suplai difokuskan di koridor Sumatera-Jawa, jalur Trans Jawa, serta konektivitas Kalimantan-Sulawesi. Pertamina juga menyiapkan buffer stock di wilayah rawan bencana, serta pengiriman lebih awal dan pemantauan intensif untuk daerah terpencil dan kepulauan.

“Seluruh langkah ini adalah bentuk pengabdian kami agar masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan tenang, aman, dan penuh sukacita,” kata Simon.

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina menegaskan komitmennya mendukung target Net Zero Emission 2060 serta penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.