Dark/Light Mode

Pesan Prabowo di 1 Tahun Danantara: Eling & Waspada, Nasib Rakyat di Pundak Anda

Rabu, 11 Maret 2026 22:47 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menitipkan pesan kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia untuk selalu mengedepankan tata kelola yang baik dalam mengelola kekayaan negara. Menurutnya, Danantara tidak hanya mengelola kekayaan negara saat ini, tetapi juga kekayaan generasi muda Indonesia di masa depan.

"Saya titip kewaspadaan, eling dan waspada. Ingat harapan seluruh bangsa, seluruh rakyat ada di pundak saudara-saudara karena saudara-saudara menjaga dan mengelola kekayaan anak, cucu, dan cicit kita," ujar Presiden Prabowo, dalam peringatan satu tahun berdirinya Danantara, di Jakarta, Rabu (11/3/2026), seperti keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

Ia menambahkan, tata kelola yang baik menjadi hal krusial bagi lembaga pengelola dana atau sovereign wealth fund agar tidak mengalami kerugian. Jika lembaga tersebut merugi, maka upaya menjaga kekayaan bangsa untuk generasi mendatang akan menjadi lebih sulit.

Baca juga : Prabowo Puas dengan Danantara, Namun Ingatkan Jangan Ada Laporan Palsu

Saat ini, lanjut Prabowo, Danantara mengelola aset (assets under management) dengan nilai lebih dari 1 triliun dolar AS (setara Rp 16.800 triliun), menjadikannya salah satu lembaga sovereign wealth fund dengan kelolaan aset terbesar di dunia.

"Danantara diberi tugas dan kepercayaan yang cukup berat, yaitu mengelola dan memanajemen kekayaan bangsa. Kita beri nama Danantara, yaitu Daya Anagata Nusantara, kekuatan energi masa depan. Jadi, Danantara harus menjaga dan mengelola kekuatan energi bangsa kita untuk masa depan," imbuh Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat pengawasan terhadap Danantara agar lembaga tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Baca juga : Prabowo Terharu Saat Bahas Bantuan Palestina, Apresiasi Peran Baznas

Menurut Kepala Negara, saat ini Danantara merupakan salah satu lembaga yang paling diawasi di Indonesia, dengan Dewan Pengawas yang terdiri dari sejumlah Menteri Koordinator. 

Selain itu, ia juga telah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Agung, Polri, serta TNI untuk turut mengawasi Danantara.

Prabowo juga membuka peluang untuk menunjuk utusan khusus Presiden di setiap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah pengelolaan Danantara guna memperkuat pengawasan.

Baca juga : Prabowo Ajak Ulama Bersatu Dukung Upaya Perdamaian di Timur Tengah

"Kita harus mengawasi karena ini adalah darah bangsa Indonesia. Kalau darah ini bocor terus, bangsa kita dalam keadaan susah," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.