Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prabowo Puas dengan Danantara, Namun Ingatkan Jangan Ada Laporan Palsu
Rabu, 11 Maret 2026 22:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan jajaran manajemen Danantara agar tidak bermain-main dengan laporan keuangan. Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara syukuran satu tahun berdirinya Danantara, di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan, tidak ingin lagi menerima laporan yang dimanipulasi atau dibuat sekadar menyenangkan pimpinan. Menurutnya, praktik semacam itu justru merusak tata kelola perusahaan negara.
“Saya minta jangan main-main lagi dengan saya. Jangan ada laporan palsu, laporan yang hanya menyenangkan supaya bisa akal-akalan,” kata Prabowo, di hadapan jajaran pimpinan Danantara dan BUMN, seperti keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.
Baca juga : Mukhtarudin: Kami Terus Tingkatkan Kewaspadaan Dan Pendataan
Kepala Negara menyebut, peringatan tersebut disampaikan secara terbuka karena Danantara memegang tanggung jawab besar dalam mengelola kekayaan negara. Lembaga ini merupakan konsolidasi dari berbagai aset strategis yang dimiliki bangsa Indonesia.
“Danantara adalah daya anagata nusantara. Daya berarti kekuatan atau energi, anagata adalah masa depan. Jadi, lembaga ini harus menjaga dan mengelola kekuatan bangsa kita untuk masa depan,” ujarnya.
Presiden juga menekankan bahwa pengelolaan aset negara membutuhkan integritas serta kemauan politik yang kuat. Menurutnya, manajemen yang baik tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada niat yang benar dari para pengelolanya.
Baca juga : Newcastle Vs Barcelona, Hansi Flick Ingatkan Bahaya Serangan Balik
Meski memberikan imbauan tersebut, Prabowo mengaku cukup puas dengan kinerja Danantara selama satu tahun terakhir. Ia mengungkapkan, laporan awal yang diterimanya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengelolaan aset.
“Saya dapat laporan dan saya cukup gembira. Return of assets pada 2025 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya naik lebih dari 300 persen,” katanya.
Peningkatan tersebut, menurut Prabowo, menjadi bukti bahwa konsolidasi manajemen yang dilakukan melalui Danantara mulai menunjukkan hasil. Ia menilai langkah menyatukan pengelolaan berbagai perusahaan negara di bawah satu kendali merupakan keputusan yang tepat.
Baca juga : Pramono Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
Prabowo juga menyoroti kompleksitas pengelolaan BUMN yang selama ini tersebar di berbagai entitas. Ia mengaku baru mengetahui bahwa jumlah perusahaan yang terkait dengan BUMN bisa mencapai lebih dari seribu entitas.
“Tidak ada pelajaran manajemen di mana pun di dunia yang mengatakan satu manajemen bisa mengelola seribu entitas sekaligus,” ujarnya.
Karena itu, Prabowo menegaskan bahwa konsolidasi melalui Danantara bertujuan menciptakan sistem pengelolaan yang lebih terarah, efisien, dan akuntabel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya