Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLN Enjiniring Komit Integrasikan CSR Dengan Strategi Transisi Energi Nasional
Sabtu, 14 Maret 2026 12:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah percepatan transisi energi menuju sumber listrik yang lebih bersih, PT PLN Enjiniring (PLNE) tidak hanya bertransformasi secara bisnis, tetapi juga merevolusi pendekatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Komitmen ini dipaparkan dalam sesi penjurian TOP CSR Awards 2026 di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Direktur Utama PLN Enjiniring Chairani Rachmatullah menegaskan bahwa kebijakan CSR perusahaannya tidak lagi berdiri sendiri sebagai aktivitas amal, melainkan terintegrasi penuh dengan strategi bisnis dan dukungan terhadap agenda transisi energi nasional.
"Misi utama kami adalah memastikan kesiapan engineering untuk seluruh proyek infrastruktur ketenagalistrikan. Karena itu, kami harus selaras dengan kebijakan pemerintah serta arahan PLN sebagai holding, khususnya dalam mendukung transformasi energi menuju sumber energi yang lebih bersih," ujar Chairani dalam paparannya di hadapan dewan juri.
Hadir mendampingi Chairani dalam sesi tersebut, jajaran manajemen PLNE, yakni Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Human Capital Martono, Sekretaris Perusahaan Anita Widyiastuti, Manajer Komunikasi dan Manajemen Stakeholder Niken Novianty Risdianasari, serta tim pendukung lainnya.
Transformasi 6G: Menjawab Tantangan Energi Masa Depan
Chairani menjelaskan bahwa perubahan kebijakan energi nasional yang mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) menuntut seluruh entitas di lingkungan PLN melakukan penyesuaian strategi bisnis.
Sistem kelistrikan nasional yang selama ini banyak mengandalkan energi fosil seperti batu bara dan gas, perlahan namun pasti harus beralih ke sumber yang lebih ramah lingkungan.
Untuk merespons tantangan tersebut, PLN Enjiniring meluncurkan transformasi perusahaan sejak tahun 2024 yang dirancang berlangsung hingga 2030.
Transformasi ini mencakup enam pilar strategis yang dikenal dengan konsep 6G Transformation, yaitu Groom Talent and Culture, Grow Core, Gain New, Guard Value, Go Digital, dan Global Partnership.
Keenam pilar tersebut dijalankan melalui puluhan program yang bertujuan memperkuat kapasitas organisasi, mengembangkan proyek energi baru, meningkatkan kualitas layanan engineering, memperkuat tata kelola perusahaan, serta memperluas kolaborasi global.
Menariknya, arah transformasi ini juga turut mempengaruhi desain program CSR perusahaan.
Chairani mengakui bahwa pada tahap awal transformasi, perusahaan lebih banyak menjalankan program berbasis lingkungan dan energi hijau.
Namun kini, fokus CSR mulai diperluas pada pengembangan sumber daya manusia.
"Tahun-tahun sebelumnya fokus kami lebih banyak pada program green dan lingkungan. Sekarang kami masuk pada fase pembangunan budaya dan pengembangan manusia. Karena itu, program CSR kami juga diarahkan pada penguatan pendidikan," ujar Chairani dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
lMenurutnya, pendidikan menjadi sektor strategis karena berperan penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi perubahan industri energi di masa depan, termasuk perkembangan teknologi EBT.
Baca juga : INDEF: Kendaraan Listrik Jadi Strategi Redam Risiko Lonjakan Harga Minyak Dunia
Penguatan Tata Kelola Keberlanjutan Tidak hanya pada aspek program, PLN Enjiniring juga memperkuat tata kelola keberlanjutan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan perusahaan.
Program CSR kini mengacu pada tujuh subjek inti ISO 26000, meliputi tata kelola organisasi, hak asasi manusia, praktik ketenagakerjaan, lingkungan, praktik operasi yang adil, isu konsumen, serta pelibatan dan pengembangan masyarakat.
Untuk mengawal implementasi kebijakan keberlanjutan di seluruh lini organisasi, perusahaan telah membentuk Komite Sustainability.
Chairani menekankan, bahwa pembentukan komite ini dilakukan untuk memastikan setiap program keberlanjutan memiliki dasar sistem dan tata kelola yang jelas.
"Kami membangun sistem keberlanjutan yang lengkap, mulai dari kebijakan, struktur organisasi, hingga pelaporan. Program tidak bisa berjalan tanpa sistem yang kuat," ujarnya.
Salah satu capaian yang membanggakan, lanjut Chairani, adalah kemampuan perusahaan dalam menyusun laporan ESG yang berkualitas. Bahkan, PLN Enjiniring dipercaya membantu penyusunan laporan keberlanjutan di lingkungan PLN Group.
Perusahaan juga menerapkan mekanisme ESG budget tagging, yaitu sistem penandaan anggaran yang memungkinkan perusahaan memonitor secara jelas berapa besar biaya operasional yang dialokasikan untuk program yang berkaitan dengan ESG.
Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui penerapan kesetaraan gender dalam kepemimpinan.
Chairani menyebutkan bahwa saat ini komposisi pemimpin perempuan di perusahaan telah mencapai sekitar 45 persen.
"Kami tidak melakukannya semata karena faktor representasi, tetapi karena perusahaan membutuhkan perspektif yang beragam. Kolaborasi antara kepemimpinan laki-laki dan perempuan dapat memperkuat kualitas pengambilan keputusan perusahaan," ujarnya.
Sekretaris Perusahaan PLN Enjiniring Anita Widyiastuti menambahkan bahwa program CSR perusahaan dirancang secara terintegrasi dengan strategi bisnis serta manajemen risiko perusahaan.
Aspek keberlanjutan menjadi bagian penting dalam perencanaan proyek dan investasi.
"Risiko ESG kami integrasikan ke dalam kerangka manajemen risiko perusahaan. Dengan demikian, setiap perencanaan proyek juga mempertimbangkan dampak sosial, lingkungan, serta risiko perubahan iklim," ujar Anita.
Pendekatan tersebut juga mendukung implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang menargetkan peningkatan kapasitas EBT secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Baca juga : SUN Energy Komit Integrasikan Solusi Energi Rendah Karbon
Mitigasi risiko iklim dilakukan melalui pengembangan smart grid, pembangkit fleksibel, serta teknologi penyimpanan energi.
"Pendekatan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko di masa depan," ujarnya.
Dua Program Unggulan: Engineer Mengajar dan PLNE Pintar Dalam implementasinya, PLN Enjiniring memiliki dua program CSR unggulan yang menjadi fokus perusahaan, yaitu Engineer Mengajar dan PLNE Pintar.
Program Engineer Mengajar merupakan inisiatif CSR berbasis pengetahuan yang memanfaatkan kompetensi para engineer perusahaan untuk berbagi pengalaman praktis kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi Creating Shared Value (CSV) karena berkontribusi pada pembentukan talent pool yang relevan dengan kebutuhan industri engineering dan energi.
"Melalui program ini, para engineer kami turun langsung ke kampus untuk berbagi pengalaman proyek, regulasi, serta inovasi di sektor energi," ujar Anita.
Sepanjang tahun 2025, program ini telah dilaksanakan di empat perguruan tinggi dengan partisipasi sekitar 400 mahasiswa.
Sementara itu, program PLNE Pintar berfokus pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti peningkatan fasilitas pendidikan, pelatihan keterampilan bagi masyarakat, serta penguatan kompetensi terkait energi hijau.
"Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia lokal yang adaptif terhadap perkembangan industri energi masa depan," kata Anita.
Sepanjang periode 2024–2025, PLN Enjiniring mengalokasikan dana sekitar Rp 810 juta untuk menjalankan berbagai program CSR, termasuk dua program unggulan tersebut.
Untuk memastikan efektivitas program CSR, PLN Enjiniring menerapkan sistem pengukuran kinerja CSR yang terstruktur dengan total bobot penilaian sebesar 100 persen.
Menurut Anita, 20 persen dari penilaian kinerja CSR diukur melalui metode Social Return on Investment (SROI) yang digunakan untuk menghitung nilai manfaat sosial dari setiap program yang dijalankan.
Selain itu, 25 persen penilaian berasal dari aspek tata kelola program, 15 persen dari peningkatan kompetensi pengelola CSR, 15 persen dari pemanfaatan teknologi informasi dalam monitoring program, 10 persen dari kolaborasi dengan mitra eksternal, serta 15 persen dari keterlibatan karyawan dalam kegiatan sosial.
Baca juga : FSPPB Siap Sampaikan Gagasan Ketahanan Energi Nasional Ke Presiden
"Pendekatan ini memastikan bahwa program CSR tidak hanya bersifat charity, tetapi memberikan dampak sosial yang terukur bagi masyarakat," kata Anita.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beberapa program CSR memberikan manfaat sosial yang signifikan.
Program bantuan fasilitas pendidikan di SDN 1 Karendan dan SMP Yayasan Pendidikan Bangkanai mencatat nilai SROI sebesar 5,8, yang berarti setiap Rp1 yang dikeluarkan perusahaan menghasilkan manfaat sosial sebesar Rp5,8 bagi masyarakat.
Program Bank Sampah KAPPSA di Desa Cimekar mencatat nilai SROI sebesar 3,27, sementara kegiatan penanaman pohon di Kelurahan Krukut menghasilkan nilai SROI sebesar 2,53.
Program aksi lingkungan Coastal Clean Up di Pantai Tanjung Pasir, Banten, juga memberikan dampak sosial dengan nilai SROI 2,26.
Pengukuran SROI ini dilakukan oleh asesor independen untuk memastikan objektivitas dan akurasi hasil evaluasi program.
Pengakuan dan Penghargaan Komitmen perusahaan dalam menjalankan CSR dan keberlanjutan juga mendapat pengakuan melalui berbagai penghargaan sepanjang 2025.
PLN Enjiniring meraih penghargaan TOP CSR Awards 2025 #Star 4, TOP Leader on CSR Commitment 2025, serta Best TJSL & CSR Award in Environmental Category.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa implementasi CSR perusahaan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi bisnis yang berkelanjutan.
Tahun ini, PLNE kembali terpilih menjadi salah satu kandidat pemenang TOP CSR Awards 2026. --- Tentang PT PLN Enjiniring PT PLN Enjiniring (PLNE) adalah anak perusahaan PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang jasa engineering ketenagalistrikan.
PLNE berkomitmen untuk mendukung transisi energi nasional melalui penyediaan layanan perencanaan dan pengembangan proyek infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan, serta menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya