Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kesepakatan AS-Iran Belum Final, Trump: Kalau Saya Tak Suka, Pemboman Berlanjut
- Mentan Amran Targetkan Swasembada Bawang Putih Dalam 3 Tahun
- Batal Ke Rusia, Prabowo Fokus Tuntaskan Agenda Dalam Negeri
- PLN Indonesia Power Dukung Kids English Fun 2026, Cetak Generasi Unggul
- Austria Tekuk Yordania, Tempel Argentina di Klasemen Grup J
PLN Pastikan Pasokan Energi Primer Aman Selama Ramadan Lebaran
Rabu, 18 Maret 2026 11:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan ketahanan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik nasional tetap aman selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ketersediaan batu bara, gas, hingga bahan bakar minyak (BBM) dinyatakan mencukupi guna menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Dalam Kunjungan Siaga Kelistrikan Idul Fitri 1447 H yang berlangsung pada Senin (16/3/2026) di PLTGU Cilegon, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang memadai selama periode Lebaran.
“Kondisi kelistrikan nasional aman, termasuk pasokan energi primer seperti batubara, gas, dan BBM. Seluruhnya telah kami cek dan dalam kondisi siap,” ujar Darmawan saat meninjau kesiapan sistem kelistrikan.
Ia menjelaskan, PLN telah melakukan pemeliharaan pembangkit listrik, gardu induk, serta jaringan transmisi sejak jauh hari untuk memastikan seluruh infrastruktur siap menghadapi periode Ramadan dan Idul Fitri.
Baca juga : Coway Water Station Tersedia Di 50 Titik Selama Ramadan & Mudik Lebaran
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, PLN juga mengerahkan sekitar 72.053 personel serta menyiapkan lebih dari 3.700 posko siaga yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Rakhmad Dewanto menegaskan bahwa pasokan energi primer pembangkit listrik dalam kondisi aman selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri melalui pengelolaan rantai pasok terintegrasi.
Rakhmad menjelaskan, secara umum ketahanan energi primer, baik batu bara, gas, maupun BBM berada pada level memadai untuk mendukung keandalan pembangkit selama periode tersebut.
“Rata-rata hari operasi (HOP) batu bara secara nasional berada di kisaran 18 hari. Di sistem Jawa-Madura-Bali sekitar 18 hari, sementara di wilayah Sumatera dan Kalimantan berada di kisaran 21 hari dan wilayah Sulawesi Maluku Papua Nusa Tenggara di kisaran 13 hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun terdapat variasi HOP pada beberapa pembangkit dengan spesifikasi batu bara tertentu, secara umum stok masih berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan.
Baca juga : BRINS Sediakan Layanan Siaga Mudik Lebaran 2026
Selain batu bara, PLN EPI juga memastikan kecukupan pasokan energi primer lainnya, termasuk BBM dan gas.
Untuk gas, penyaluran melalui pipa dinilai sudah optimal. Adapun rata-rata cadangan BBM sebagai penyangga terakhir untuk keseluruhan pembangkit berada di kisaran delapan hari operasi, dengan cadangan di Jawa-Madura-Bali sekitar enam hari dan wilayah lainnya mencapai 11 hari.
Ia juga menekankan bahwa fleksibilitas sistem pasokan gas menjadi elemen penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, terutama dalam menghadapi fluktuasi beban.
Pasokan gas pipa dikombinasikan dengan pasokan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) dari beberapa terminal regasifikasi sehingga lebih fleksibel mengikuti kebutuhan pembangkit.
"Sebagai ilustrasi, pasokan LNG dari FSRU Lampung untuk PLTGU Cilegon saat ini dialihkan ke PLTGU Priok untuk menggantikan pasokan LNG dari FSRU Jabar yang sedang dalam periode pemeliharaan,” katanya.
Baca juga : Jelang Nyepi, ASDP Pastikan Arus Penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk Tetap Lancar
Ke depan, PLN EPI terus mendorong efisiensi pasokan energi primer melalui penguatan pasokan gas dan pengembangan infrastruktur.
“Dengan pengembangan sistem pasokan yang lebih efisien, kami harapkan jaminan pasokan lebih terjaga dan biaya energi dapat lebih efisien,” kata Rakhmad.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya