Dark/Light Mode

YLKI Puji Kesiapan Satgas Pertamina Jaga Pasokan BBM Dan LPG Saat Lebaran

Minggu, 15 Maret 2026 10:11 WIB
Petugas PT Pertamina (Persero) memeriksa tabung LPG 3 kg di pangkalan gas. Pertamina menyiagakan Satgas Ramadan dan Idulfitri untuk memastikan pasokan dan distribusi BBM serta LPG tetap aman selama Ramadan hingga Lebaran.
Dok. Pertamina
Petugas PT Pertamina (Persero) memeriksa tabung LPG 3 kg di pangkalan gas. Pertamina menyiagakan Satgas Ramadan dan Idulfitri untuk memastikan pasokan dan distribusi BBM serta LPG tetap aman selama Ramadan hingga Lebaran. Dok. Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai langkah PT Pertamina (Persero) mengoperasikan Satgas Ramadan dan Idul Fitri sebagai kebijakan positif untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

Ketua YLKI Niti Emiliana mengatakan, pembentukan satgas tersebut menunjukkan kesiapan Pertamina menghadapi lonjakan kebutuhan energi selama Ramadan hingga Lebaran.

“YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idul Fitri oleh Pertamina merupakan langkah yang baik dan positif,” kata Niti di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, pembentukan satgas bukan hal baru bagi Pertamina. Program ini rutin dilakukan setiap tahun untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga saat mobilitas masyarakat meningkat.

Karena itu, Niti meyakini Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Termasuk memastikan stok BBM dan LPG tetap aman selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Baca juga : Menperin Pastikan Pasokan Busana Muslim Dan Alas Kaki Aman Jelang Lebaran

“Momentum Lebaran biasanya memicu peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Konsumsi BBM dan LPG tentu ikut naik,” ujarnya.

YLKI menilai kesiapan distribusi energi menjadi faktor penting agar masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG. Keberadaan satgas juga dinilai dapat meredam potensi kepanikan di tengah masyarakat.

Dalam operasionalnya, Pertamina menyiagakan ribuan infrastruktur distribusi energi. Antara lain 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, dan 6.662 agen LPG.

Selain itu, disiagakan pula 757 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta 223 agen minyak tanah. Berbagai fasilitas tambahan juga disiapkan untuk mendukung kelancaran distribusi energi.

YLKI menilai langkah tersebut penting untuk memastikan distribusi energi tetap lancar, terutama di jalur-jalur mudik yang diprediksi padat.

Baca juga : PLN UID Jaya Siagakan 2.148 Personel Amankan Listrik Lebaran

Meski demikian, Niti memberikan sejumlah catatan kepada Pertamina. Ia meminta perusahaan energi itu memastikan distribusi energi merata di seluruh wilayah, khususnya di jalur mudik utama.

Selain itu, pengawasan terhadap kualitas dan takaran BBM maupun LPG perlu terus dilakukan. Pertamina juga diminta sigap menindaklanjuti aduan masyarakat jika terjadi masalah di lapangan.

“Dari sisi perlindungan konsumen, langkah ini penting untuk memastikan keandalan pasokan dan distribusi energi,” kata Niti.

YLKI juga menilai positif layanan tambahan Serambi MyPertamina yang disediakan di sejumlah titik. Fasilitas ini memberikan ruang istirahat bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh.

Serambi MyPertamina tersedia di 43 titik yang tersebar di rest area tol, jalur non-tol, bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api.

Baca juga : PJT II Pastikan Pasokan Air Tetap Aman Selama Libur Lebaran

Di lokasi tersebut, pemudik dapat memanfaatkan berbagai fasilitas seperti musala, mini klinik, area bermain anak, kursi pijat, hingga makanan dan minuman gratis.

“Serambi MyPertamina menjadi layanan tambahan yang istimewa bagi konsumen. Pemudik bisa beristirahat sekaligus memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia,” ujar Niti.

Pertamina sebelumnya mengoperasikan Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 di seluruh wilayah Indonesia. Satgas ini bertugas memastikan pasokan dan distribusi energi tetap andal selama Ramadan hingga Lebaran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.