Dark/Light Mode

PELNI Layani 316 Ribu Penumpang Mudik, Siap Hadapi Arus Balik

Senin, 23 Maret 2026 10:55 WIB
Foto: Pelni
Foto: Pelni

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PELNI (Persero) mencatat kinerja positif selama periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriah dengan melayani sebanyak 316.602 penumpang pada 6–22 Maret 2026.

Jumlah tersebut meningkat tipis menjadi 100,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 315.128 penumpang, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi laut selama musim mudik.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan total 31.255 penumpang.

“Pelabuhan keberangkatan terpadat tercatat di Balikpapan, sementara pelabuhan kedatangan terpadat berada di Surabaya. Untuk ruas pelayaran, rute Batam–Belawan menjadi salah satu yang paling diminati,” ujar Ditto dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).

Baca juga : InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang, Arus Mudik Di 37 Bandara Lancar

PELNI mencatat lima pelabuhan keberangkatan terpadat selama arus mudik yakni Balikpapan, Batam, Makassar, Ambon, dan Kumai. Sementara itu, pelabuhan kedatangan terpadat meliputi Surabaya, Belawan, Makassar, Bau-Bau, dan Ambon.

Untuk ruas pelayaran, rute Batam–Belawan menjadi yang paling ramai dengan 21.174 penumpang, diikuti Balikpapan–Surabaya dan Kumai–Semarang.

Siap Sambut Arus Balik

Memasuki periode arus balik pada 23 Maret hingga 6 April 2026, PELNI menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan kelancaran perjalanan penumpang.

Upaya tersebut meliputi penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan, penambahan personel pelayanan dan pengamanan, serta memastikan kelaiklautan armada.

Baca juga : Kakorlantas Sarankan Pemudik Manfaatkan WFA untuk Atur Jadwal Arus Balik

Hingga 23 Maret 2026, penjualan tiket arus balik telah mencapai 171.438 tiket. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2 April 2026 dengan proyeksi 27.009 penumpang.

Ditto mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi guna menghindari kehabisan kuota maupun praktik penjualan tiket tidak resmi.

Selain itu, penumpang juga diingatkan untuk mematuhi protokol keselamatan selama perjalanan dan menjaga kebersihan di atas kapal.

“Kami mengedepankan prinsip keselamatan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan safety first, zero accident, serta service excellent,” katanya.

Baca juga : Layanan Penyeberangan Kembali Dibuka, Gilimanuk Tetap Lancar dan Terkendali

PELNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan andal selama periode Angkutan Lebaran 2026, baik pada arus mudik maupun arus balik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.