Dark/Light Mode

Pertapreneur Aggregator Pertamina Dongkrak Omzet UMK Rp 5,72 Miliar

Rabu, 1 April 2026 17:29 WIB
PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui program Pertapreneur Aggregator (PAG).
PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui program Pertapreneur Aggregator (PAG).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui program Pertapreneur Aggregator (PAG).

Hingga Maret 2026, program ini menunjukkan hasil yang positif dengan omzet mitra mencapai Rp 5,72 miliar serta ekosistem usaha yang semakin berkembang Pertapreneur Aggregator merupakan program strategis Pertamina yang dirancang untuk melatih dan mencetak UMK menjadi "penghubung usaha" atau agregator.

Melalui program ini, pelaku UMK terpilih dibina untuk tidak hanya memajukan usahanya sendiri, tetapi juga membantu usaha kecil lainnya agar bisa "naik kelas" dengan menghubungkan mereka ke peluang pasar yang lebih luas serta memperkuat jaringan dan rantai pasok antar-sesama UMK.

Program PAG tahun ini diikuti oleh 10 pemenang hasil kuras terbaik nasional dari berbagai sektor, seperti makanan olahan, produk kesehatan, fesyen, hingga kerajinan.

Para peserta mendapatkan pendampingan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis melalui pendekatan riset dan teknologi.

Baca juga : Pramono Dorong Pengumpulan ZIS Ramadan, Target Baznas DKI Tembus Rp 450 Miliar

Manfaat nyata dari program ini adalah terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan melalui kolaborasi.

Peserta UMK mendapatkan dukungan teknis dan manajerial, mulai dari penguatan model bisnis, validasi pasar, hingga analisis keuangan.

Dengan menjadi agregator, pertumbuhan satu UMK akan memberikan dampak luas bagi UMK lain dalam jaringannya, baik dalam hal peningkatan kapasitas produksi maupun kualitas produk.

Salah satu pemenang, Rendang Gadih, mencatat penjualan yang sangat baik, terutama saat momentum Ramadhan.

Hingga Maret 2026, omzetnya telah mencapai Rp 5,72 miliar, mencerminkan kuatnya pengelolaan mitra produksi dan distribusi.

Baca juga : BNPP Genjot Ekspor Perbatasan, PLBN Entikong Raup Devisa Rp 93,6 Miliar Di 2025

Untuk memperluas pasar, Rendang Gadih juga tengah menyiapkan kerja sama dengan ritel modern Foodhall serta rencana co-branding bersama Pertamina.

Pemenang lainnya, Bali Honey, menunjukkan perkembangan positif dalam peningkatan kualitas produk. Persentase madu yang memenuhi standar kualitas meningkat dari 34 menjadi 70 persen hingga Maret 2026.

Dari sisi pasar, Bali Honey juga terus menjajaki peluang ekspansi dan mencatat omzet sebesar Rp 648,7 juta.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata Pertamina dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan dirancang untuk membantu UMK meningkatkan kelas secara menyeluruh.

“Melalui Pertapreneur Aggregator, kami ingin mencetak pemimpin-pemimpin UMK yang adaptif dan mampu mengelola ekosistem bisnisnya secara efektif. Program ini membantu mereka memperkuat kolaborasi dan kemitraan, sehingga UMK lokal kita memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional maupun global,” ujar Muhammad Baron.

Baca juga : Debut INACRAFT 2026, UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp 10,4 Miliar

Ke depan, Pertamina akan terus memperkuat program ini melalui pendampingan intensif, perluasan akses pasar, serta simulasi akses pendanaan agar UMK binaan semakin berdaya saing.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Upaya ini juga didukung dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional, serta kolaborasi dengan Danantara Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.