Dark/Light Mode

Power Commerce Asia Catat Pertumbuhan 50 Persen di Ramadan 2026

Rabu, 1 April 2026 19:49 WIB
Power Commerce Asia  Catat Pertumbuhan 50 Persen di Ramadan 2026

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah momentum Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal satu tahun ini, brand kini memasuki fase krusial untuk merapikan kembali operasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan.

Periode pasca peak season menuntut kesiapan yang lebih matang, bukan hanya untuk sustain, tetapi juga untuk scale up  lebih kuat di siklus berikutnya.

Performa Ramadan tahun ini, Power Commerce Asia berhasil menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan peningkatan hingga 50 persen year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan peningkatan demand, tetapi juga menegaskan pentingnya kesiapan operasional yang scalable dan terintegrasi.

Baca juga : Tuntutan Keras Indonesia ke PBB atas Gugurnya Personel TNI di Lebanon

Pertumbuhan ini didorong oleh kombinasi strategi yang tepat, mulai dari penetrasi multi-fulfillment, penguatan fundamental operasional, dan strategi bersama kami sebagai omnichannel enabler parther.

“Momentum Ramadan memberikan gambaran nyata bahwa pertumbuhan tidak hanya bergantung pada campaign, tetapi juga pada kesiapan operasional di belakangnya. Multi-fulfillment menjadi kunci untuk memastikan distribusi tetap optimal di tengah lonjakan demand,” ujar CEO Power Commerce Asia Hadi Kuncoro, dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Dalam ekosistem omnichannel yang semakin kompetitif, warehouse memegang peran strategis sebagai pusat orkestrasi logistik mulai dari manajemen stok, pemrosesan pesanan, hingga last-mile delivery.

Lokasi dan kesiapan warehouse menjadi faktor penentu dalam menjaga performa bisnis, khususnya setelah lonjakan permintaan saat festive season.

Baca juga : Kemenkes: Kasus Campak Di RI Turun 93 Persen Sejak Awal 2026

“Banyak brand fokus pada momentum campaign, tetapi sering kali melupakan fase setelahnya. Padahal, di fase inilah fondasi operasional harus diperkuat agar bisnis bisa sustain dan siap menghadapi peak berikutnya dengan lebih optimal,” ujar Hadi.

Setelah resmi mengoperasikan Warehouse & Fulfillment Center Semarang, Power Commerce Asia memiliki jaringan fulfillment di 9 kota strategis di Indonesia, yaitu: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Makassar, Bali, dan Semarang.

Jaringan ini dirancang untuk memastikan distribusi yang lebih cepat, efisien, dan dekat dengan konsumen di berbagai wilayah Indonesia.

“Dengan pembukaan warehouse & fulfilment center di Semarang, kami semakin memperkuat coverage di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Penambahan infrastruktur di Semarang merupakan langkah strategis untuk memastikan brand memiliki sistem distribusi yang lebih agile” ujar Head of Operations Power Commerce Asia Ricky Febrian.

Baca juga : Kinerja Solid, BSI Raih Pertumbuhan Pembiayaan Hingga Rp 323 T di Awal 2026

Adapun keunggulan utama fulfillment PCA tidak hanya terletak pada jaringan warehouse di 9 kota strategis, tetapi juga pada lokasi yang terintegrasi dengan last-mile delivery sehingga memungkinkan pengiriman instant di area tertentu.

Selain itu, kapabilitas yang scalable membuat operasional siap menghadapi lonjakan volume besar.

Didukung sistem omnichannel fulfillment yang terintegrasi untuk berbagai channel mulai dari marketplace, D2C, social commerce hingga B2B serta operational excellence melalui sistem WMS, SOP terstandarisasi, dan operasional 24/7, PCA memastikan proses fullment berjalan optimal dan andal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.