Dark/Light Mode

Perdokmil Jatim Dilantik di KRI dr Soeharso, Perkuat Kolaborasi Kesehatan

Rabu, 15 April 2026 17:45 WIB
Perdokmil Jatim Dilantik di KRI dr Soeharso, Perkuat Kolaborasi Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengurus Perkumpulan Kedokteran Militer (Perdokmil) Jawa Timur resmi dilantik di atas Kapal Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990 di Dermaga Komando Armada II (Koarmada II) Surabaya, Minggu (12/4/2026), bersamaan dengan Seminar Nasional Global Health Security.

Kegiatan yang digelar Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr. Ramelan bersama Perdokmil dan Koarmada II ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kesehatan global, termasuk pandemi dan ancaman biologis.

Perdokmil merupakan organisasi profesi yang mewadahi tenaga kesehatan militer dan sipil untuk mengembangkan keilmuan serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketahanan kesehatan nasional.

Ketua Umum Perdokmil Mayjen TNI (Purn) Dr Dian Andriani Ratna Dewi menegaskan, organisasi tersebut terbuka bagi seluruh kalangan yang ingin berkontribusi dalam bidang kedokteran kedaruratan.

Baca juga : Bupati Mempawah Erlina Dilantik Jadi Ketum Aspeksindo, Fokus 2 Pilar Transformasi

“Perdokmil itu bukan (hanya) perkumpulan dokter-dokter militer. Jadi, siapapun yang berminat untuk meningkatkan keilmuan dalam bidang emergency, kedaruratan, kemudian dalam kondisi bencana, artinya kondisi yang menuntut respons cepat, baik itu dokter militer, yang bekerja di bidang kesehatan atau siapapun yang ingin mendukung, maka kami Perdokmil siap mewadahi,” ujar Dian.

Ia menambahkan, Perdokmil memiliki visi Tri Bhakti yang menjadi pedoman organisasi, meliputi penguatan soliditas, peningkatan pengetahuan, serta kolaborasi sipil-militer dalam respons cepat.

“Perdokmil itu punya pedoman Tri Bhakti, yang pertama membangun soliditas dan solidaritas. Kedua, bersama-sama meningkatkan pengetahuan, knowledge tentang kedokteran militer atau kedaruratan. Ketiga, menguatkan kolaborasi sipil-militer dalam respons cepat sebagai bentuk pertahanan,” lanjutnya.

Dalam pelantikan tersebut, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Nora Lelyana dikukuhkan sebagai Ketua Perdokmil Jawa Timur. Ia menilai pemilihan kapal rumah sakit sebagai lokasi pelantikan menjadi simbol kesiapsiagaan layanan medis.

Baca juga : WCPP 2026 Di Bali, RI Ajak Dunia Perkuat Sistem Pemasyarakatan

“Kami adakan pelantikan pengurus Perdokmil Jawa Timur ini di kapal perang dengan harapan bahwa kapal ini selalu siap bergerak pada saat bencana, dengan cepat dan melayani sebanyak-banyaknya masyarakat,” ujar Nora.

Ia juga menegaskan komitmen Perdokmil untuk menjadi wadah kolaborasi lintas disiplin dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional.

“Perdokmil juga ingin menegaskan kesiapan untuk menjadi wadah kolaborasi bagi semua ilmu kedokteran, yang ingin ikut menjaga ketahanan kesehatan nasional. Khususnya untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal untuk masyarakat di daerah terkecil, terdepan dan tertinggal,” katanya.

Seminar nasional yang mengusung tema kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas sektor ini juga menyoroti peran penting tenaga kesehatan militer dalam menghadapi dinamika ancaman global.

Baca juga : Pertamina Drilling Borong 3 Penghargaan IADC, Unggul dalam Keselamatan Kerja

Menyampaikan amanat Pangkoarmada II, Kepala Dinas Kesehatan Koarmada II Kolonel Laut (K) dr Agung Kristyono menekankan pentingnya penguatan kapasitas tenaga kesehatan militer di tengah tantangan global.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Dr Prihati Pujowaskito turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Untuk melaksanakan program ini, kita akan pilih daerah-daerah yang belum memiliki fasilitas kesehatan sesuai dengan standar. Maka kita akan bekerja sama dengan menggunakan kapal rumah sakit TNI AL seperti ini, untuk melakukan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di daerah-daerah 3T. Ini adalah harapan kita ke depannya untuk berkolaborasi,” jelas Prihati.

Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari militer, tenaga medis, akademisi, hingga organisasi kemanusiaan, guna memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi potensi krisis kesehatan di masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.