Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Antusias, 250 Peserta Ikut Workshop UMKM Sawit Jogja 2026 Di AKPY-STIPER
Jumat, 24 April 2026 16:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 250 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti Workshop UMKM Sawit Jogja 2026 yang digelar AKPY-STIPER selama dua hari, Kamis hingga Jumat (23–24/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ajang kolaborasi pengembangan usaha berbasis kelapa sawit.
Sejak hari pertama, suasana workshop berlangsung dinamis. Peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga sesi tanya jawab. Materi yang disampaikan mencakup pengembangan produk turunan sawit, analisis peluang pasar, serta strategi menghadapi tantangan usaha.
Partisipasi peserta terlihat konsisten hingga akhir kegiatan. Sejumlah peserta aktif berbagi pengalaman dalam mengelola usaha, mulai dari produksi hingga pemasaran. Interaksi ini memperkaya perspektif dan memperkuat suasana belajar yang kolaboratif.
Baca juga : Yusril Pastikan Pemerintah Tak Ikut Campur dalam Dualisme PPP
Memasuki hari kedua, antusiasme tetap tinggi. Peserta mengikuti sesi praktik pembuatan produk turunan sawit seperti body butter, lilin aromaterapi, dan sabun. Sesi ini menjadi favorit karena memberikan pengalaman langsung mengolah bahan baku menjadi produk bernilai tambah.
Ketua Pelaksana Workshop & Conference UMKM Sawit Jogja 2026 Dr Idum Satia Santi menilai tingginya partisipasi menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap pengembangan UMKM berbasis sawit.
“Semangat peserta terlihat sejak awal hingga sesi praktik. Mereka aktif dan menunjukkan minat besar,” ujarnya.
Baca juga : WNI Antusias Ikuti Sholat Idul Adha Di KBRI Bangkok
Salah satu peserta Zul Fadla Jamil mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan ini. Ia menilai materi yang diberikan membantu memahami pemasaran dan pengembangan usaha secara lebih menyeluruh.
Menurutnya, workshop ini juga membuka peluang melihat potensi kelapa sawit sebagai bahan baku produk inovatif sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam membangun jejaring.
Panitia menyebut kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga wadah memperluas jaringan antara dunia pendidikan dan pelaku usaha. Sinergi tersebut diharapkan mendorong lahirnya pelaku UMKM sawit yang inovatif dan berdaya saing.
Baca juga : Luhut Ikut Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital
Ke depan, AKPY-STIPER bersama dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan berencana menghadirkan program serupa dengan konsep lebih beragam. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas produk UMKM sawit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya