Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kinerja PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai subholding upstream PT Pertamina (Persero) pada awal 2026 tetap terjaga. Pada triwulan I-2026, PHE mencatatkan produksi minyak dan gas bumi sebesar 956 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD).
Produksi tersebut terdiri atas minyak sebesar 494 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan gas sebesar 2,75 miliar kaki kubik per hari (BSCFD).
Selain produksi yang stabil, kinerja triwulan I-2026 juga ditopang oleh peningkatan aktivitas operasional. Kegiatan pemboran eksploitasi tercatat mencapai 130 sumur sebagai bagian dari upaya menjaga tingkat produksi. Di sisi lain, kegiatan optimalisasi lapangan eksisting dilakukan melalui workover pada 261 sumur dan well service pada 6.124 sumur.
Baca juga : Tugu Insurance Bukukan Laba Rp 265,62 M Pada Kuartal I-2026
Pada sektor eksplorasi, hingga Maret 2026 PHE telah melakukan pemboran delapan sumur eksplorasi. Kegiatan survei seismik juga terus berjalan dengan realisasi seismik 2D sepanjang 0,09 km dan seismik 3D seluas 914 kilometer persegi untuk mendukung penemuan potensi sumber daya baru.
Dari kegiatan tersebut, PHE mencatatkan penemuan sumber daya 2C sebesar 6,7 juta barel setara minyak (MMBOE). Selain itu, terdapat penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 3,4 MMBOE, yang menjadi indikator positif dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.
Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y. Nasroen mengatakan. capaian tersebut mencerminkan konsistensi pelaksanaan strategi operasional dan eksplorasi.
Baca juga : Pendapatan Bluebird Group Tumbuh 11,6 Persen pada Kuartal I 2026
“Kinerja hingga Maret 2026 menunjukkan tren positif, baik dari sisi produksi maupun penambahan sumber daya dan cadangan. Kami terus mendorong optimalisasi lapangan eksisting sekaligus mempercepat kegiatan eksplorasi untuk memastikan keberlanjutan produksi jangka panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, PHE akan terus menjaga momentum kinerja hingga akhir tahun dengan meningkatkan efisiensi operasi, memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pencapaian target produksi dan penemuan cadangan baru.
Capaian ini mencerminkan komitmen PHE dalam mempertahankan kinerja produksi sekaligus memperkuat fondasi cadangan energi di masa depan. Ke depan, berbagai upaya optimalisasi dan eksplorasi akan terus ditingkatkan guna mendukung ketahanan energi nasional.
Baca juga : Industri Migas Didorong Naik Kelas, Kurangi Ketergantungan Impor
Selain itu, PHE juga terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan menegaskan komitmen zero tolerance on bribery melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandarisasi ISO 37001:2016.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya