Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
“Ini akan menjadi penopang di kuartal II, kita menjaga daya beli masyarakat, termasuk pemberian gaji ke-13 bagi ASN,” ujar Airlangga.
Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai insentif, termasuk untuk sektor otomotif dan sepeda motor. Hal tersebut dilakukan untuk mendorong konsumsi.
Airlangga menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,61 persen tidak terlepas dari kuatnya konsumsi masyarakat serta dukungan berbagai program pemerintah. Termasuk program makan bergizi gratis (MBG) dan momentum hari besar keagamaan.
Baca juga : Dipastikan Amran: MBG Tak Terkait Pilpres 2029
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin menilai capaian tersebut menunjukkan ekonomi Indonesia tetap solid dan resilien di tengah ketidakpastian global.
“Pertumbuhan 5,61 persen di tengah situasi global yang menantang menunjukkan ekonomi Indonesia tetap kuat. Ini menjadi sinyal positif bahwa pertumbuhan ke depan dapat semakin cepat dan berkelanjutan,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Rabu (5/5/2026).
Ia menambahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi domestik yang tetap terjaga serta aktivitas ekonomi yang terus bergerak.
Baca juga : Jemaah Terpisah Rombongan, Seksus Al-Haram Sigap Menolong
Meski demikian, Puteri mengingatkan pentingnya menjaga disiplin fiskal agar momentum pertumbuhan tidak terganggu, terutama di tengah kondisi defisit anggaran pada awal tahun. “Pengelolaan APBN harus tetap hati-hati dan terukur agar stabilitas ekonomi tetap terjaga,” katanya.
Senada dikatakan Wakil Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi PKB, Hanif Dhakiri. Dia memberikan, apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang meningkat ke angka 5,61 persen.
Dia menekankan, pentingnya meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi agar lebih sehat dan berkelanjutan. Karena itu, Hanif mendorong, pemerintah melakukan penguatan pada sektor investasi dan industri dalam negeri untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
Baca juga : Idris Idham: Ini Momentum Evaluasi Sistem Kerja Kesehatan
“Investasi yang kuat dinilai akan memicu aktivitas ekonomi baru yang secara otomatis meningkatkan daya beli masyarakat,” tukasnya. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya