Dark/Light Mode

Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao

Sabtu, 30 Mei 2026 19:48 WIB
UMKM binaan BRI Zdrink, minuman cokelat instan berbahan kakao asal Palembang. (Foto: Dok. BRI)
UMKM binaan BRI Zdrink, minuman cokelat instan berbahan kakao asal Palembang. (Foto: Dok. BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pendampingan dan penguatan kapasitas usaha.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat tersebut adalah Zdrink, usaha minuman asal Jakarta Barat yang mengembangkan minuman cokelat siap seduh berbahan kakao pilihan khas Lampung.

Didirikan pada 2022, Zdrink dikenal melalui menu seperti Chocolate, Cappuccino, Taro, Avocado, hingga Oreo. Dari berbagai varian tersebut, Chocolate dan Cappuccino menjadi menu yang paling diminati pelanggan.

Selain menghadirkan minuman siap seduh yang mudah dibawa, Zdrink juga mengembangkan bubuk minuman kemasan yang dipasarkan secara online maupun offline.

Founder Zdrink Redi Noverindo menuturkan bahwa ide usaha tersebut muncul dari pengalaman sederhana di lingkungan sekolah anaknya hingga berkembang menjadi peluang usaha.

Baca juga : Kembangkan Produk Lokal, Sanga Sanga Perluas Industri Herbal Hingga Pasar Global

“Awal mula usaha pada 10 Maret 2022 ketika saya sudah tidak bekerja lagi. Usaha ini berawal dari kebiasaan anak yang sering membeli minuman cokelat, stroberi, dan berbagai minuman lainnya di sekolah. Dari situ saya mulai berpikir untuk menjual minuman dengan varian rasa seperti cokelat, oreo, taro, avocado, dan lainnya. Akhirnya terbentuklah Zdrink dengan lapak pertama di depan SD Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Seiring proses tersebut, Zdrink juga mulai memproduksi bubuk cokelat dalam kemasan yang kini dipasarkan secara online maupun offline,” ujarnya.

Untuk mengembangkan usahanya, Zdrink memanfaatkan ekosistem pemberdayaan BRI melalui LinkUMKM dan program pelatihan seperti BRIncubator. Berawal dari informasi yang diperoleh dari media sosial Instagram, Zdrink kemudian aktif mengikuti pemberdayaan untuk menambah wawasan bisnis dan pengembangan usaha. Pengalaman tersebut membantu Zdrink lebih dikenal oleh masyarakat.

“Selama ini proses pelatihan seperti BRIncubator sangat membantu, terutama dalam pemasaran melalui event, bazar, maupun pemasaran online,” katanya.

Dalam operasional usaha sehari-hari, Zdrink juga memanfaatkan layanan BRI seperti QRIS BRI yang membantu proses transaksi menjadi lebih mudah serta pencatatan penjualan menjadi lebih akurat.

Seiring berkembangnya usaha, Zdrink aktif memasarkan produknya melalui gerai offline , marketplace, bazaar, dan pameran UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca juga : Kemenperin Kembangkan Kemasan Aseptik Untuk Industri Mamin

Zdrink juga menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya ketika belum berhasil lolos dalam proses kurasi produk pada beberapa kegiatan UMKM.

Pengalaman tersebut menjadi dorongan bagi Zdrink untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. Hingga akhir April 2026, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 16,46 juta UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, mulai dari peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga percepatan proses naik kelas.

LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas, Etalase Digital, Coaching Clinic, dan layanan lainnya salah satunya registrasi NIB, serta didukung lebih dari 840 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skills dan hard skills pelaku usaha.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan, bahwa pengembangan usaha seperti Zdrink menunjukkan bagaimana ide sederhana dapat berkembang menjadi usaha dengan karakter produk yang kuat.

“Zdrink menunjukkan bahwa ide sederhana dapat berkembang menjadi peluang usaha dengan karakter rasa yang kuat," ujar Dhanny dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).

Baca juga : Semangat Kartini di Pesisir Rembang, Ibu Eko Bangun Usaha dan Berdayakan Sesama

Konsistensi dalam menjaga cita rasa cokelat serta kemampuan beradaptasi melalui pemasaran digital menjadi modal penting agar UMKM dapat terus berkembang di tengah persaingan pasar.

"Melalui LinkUMKM, BRI akan terus menghadirkan dukungan pembelajaran dan pendampingan agar semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh dan memperluas usahanya secara berkelanjutan,” pungkas Dhanny.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.