Dark/Light Mode

Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Sabtu, 6 Juni 2026 09:47 WIB
Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja produksi minyak dan gas bumi (migas) melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.

Capaian tersebut menjadi yang pertama dalam lima tahun terakhir dan disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (3/6/2026).

Sepanjang 2025, PHI membukukan rata-rata produksi minyak sebesar 44,42 ribu barel per hari (MBOPD) atau 107,29 persen dari target RKAP.

Sementara itu, produksi gas mencapai 536,72 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau 101,34 persen dari target yang telah ditetapkan.

RUPST dipimpin Komisaris Utama PHI Meidawati dan dihadiri jajaran komisaris, direksi, serta para pemegang saham.

Baca juga : Lampaui Target, KAI Logistik Kantongi Pengangkutan Batu Bara 936.244 Ton

Dalam rapat tersebut, pemegang saham memberikan apresiasi atas capaian operasional perusahaan sepanjang tahun 2025.

Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Muharram Jaya Panguriseng, yang mewakili pemegang saham mayoritas, menilai kinerja PHI sangat baik, terutama pada aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE), produksi dan lifting migas yang melampaui target, serta pengendalian biaya operasi dan biaya produksi yang tetap berada di bawah target.

Selain mencatat produksi di atas target, PHI juga berhasil menambah cadangan migas terbukti (1P) lebih dari 70 juta barel setara minyak atau mencapai lebih dari 193 persen dari target RKAP 2025.

Capaian tersebut didukung penyelesaian pengeboran 146 sumur pengembangan, 619 kegiatan workover, dan 9.783 kegiatan well service.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, mengatakan capaian produksi yang positif menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.

Baca juga : Produksi Migas PHE Capai 956 MBOEPD Pada Kuartal I-2026

“Di PHI, kami terus berinvestasi di industri hulu migas nasional sejalan dengan visi dan misi Perusahaan, serta komitmen PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina (Persero) selaku subholding upstream dan holding untuk menyediakan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia,” jelasnya.

Menurut Sunaryanto, investasi pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi menjadi kunci menjaga keberlanjutan produksi migas perusahaan di wilayah Kalimantan.

“Pencapaian produksi dan lifting migas yang naik di tahun buku 2025 merupakan hasil dari selective investment, inovasi filling the gap serta optimasi baseline dan well intervention,” imbuhnya.

Dalam lima tahun terakhir, PHI telah melakukan pengeboran 13 sumur eksplorasi dan 517 sumur pengembangan untuk menjaga keberlanjutan produksi migas dari wilayah Kalimantan.

Di bidang keselamatan kerja, PHI mencatat lebih dari 32 juta jam kerja selamat sejak Mei 2025. Perusahaan juga membukukan nihil Number of Accident (NoA) dan angka Total Recordable Injury Rate (TRIR) sebesar 0,14, lebih rendah dari batas toleransi 0,19.

Baca juga : Ekspansi Bisnis, KAI Logistik Target Angkut CPO 200 Ribu Ton Per Tahun di Sumut

PHI turut berkontribusi pada upaya pengurangan emisi karbon dengan realisasi lebih dari 215 kiloton karbon sepanjang 2025.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Dari sisi keuangan, auditor eksternal menyatakan laporan keuangan konsolidasi perseroan per 31 Desember 2025 telah disajikan secara wajar sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

PHI juga memperoleh predikat tingkat kesehatan perusahaan AA+ dengan outlook stabil. Selain fokus pada operasional, PHI menjalankan 65 program Community Involvement and Development (CID) sepanjang 2025 di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur hingga penanganan bencana di sekitar wilayah operasi di Kalimantan Timur.

Sepanjang tahun lalu, perusahaan juga meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional, termasuk tiga penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Hijau, serta penghargaan di bidang keamanan, tingkat komponen dalam negeri (TKDN), komunikasi korporat, dan program pemberdayaan masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.