Dark/Light Mode

Prabowo Bangga Swasembada Pangan Tercapai Dalam Setahun

Rabu, 7 Januari 2026 20:47 WIB
Foto: Tim Media Presiden
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya atas capaian swasembada pangan yang berhasil diwujudkan pemerintah hanya dalam waktu satu tahun. Salah satu indikator capaian tersebut terlihat dari cadangan beras pemerintah yang mencapai 3,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Prabowo mengatakan swasembada pangan sebelumnya ditargetkan dapat tercapai dalam kurun waktu empat tahun. Namun berkat kerja keras dan sinergi seluruh jajaran pemerintah, target tersebut dapat direalisasikan lebih cepat.

“Waktu saya dilantik menjadi Presiden, saya beri target empat tahun swasembada pangan. Terima kasih saudara-saudara bekerja keras, bersatu, dan kompak sehingga dalam satu tahun kita sudah swasembada. Satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki sendiri, satu tahun kita tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” kata Prabowo saat menyampaikan pidato pada acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026).

Baca juga : Ketua DPD: Swasembada Pangan Kunci Sukses Program MBG

Prabowo menegaskan capaian swasembada pangan merupakan bukti bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat, berdaulat, dan mandiri. Menurutnya, kemandirian pangan menjadi fondasi utama bagi kelangsungan hidup dan kemerdekaan suatu bangsa.

Ia mengingatkan Indonesia pernah menghadapi ancaman krisis pangan akibat ketergantungan pada impor, terutama saat pandemi Covid-19 melanda dunia, ketika pasokan beras dari luar negeri sulit diperoleh.

Oleh karena itu, momentum swasembada pangan saat ini dinilai sangat relevan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Dengan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan sendiri, Indonesia dinilai lebih siap menghadapi berbagai tantangan global.

Baca juga : Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Beras

“Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau pangannya tergantung bangsa lain. Covid-19 adalah pembuka mata, peringatan, dan lampu kuning bagi bangsa Indonesia agar tidak bergantung kepada bangsa lain, terutama untuk pangan dan juga energi,” ujar Prabowo.

Selain pangan, Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia mampu mencapai kemandirian energi. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam dan potensi besar yang dapat dikelola secara optimal dengan keberpihakan kepada petani dan nelayan.

“Bagaimana bisa negara yang begitu besar, dengan tanah yang subur, tetapi bergantung pada bangsa lain untuk pangan. Impor pangan tidak masuk di hati dan tidak masuk akal bagi saya. Selama puluhan tahun, petani dan nelayan kita kurang dihormati, kurang dibela, dan kurang dilindungi,” kata Prabowo.

Baca juga : Taklimat Prabowo di Hambalang: Tegaskan Taji Swasembada dan Harga Diri Bangsa

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan, menurunkan harga pangan dan sarana produksi pertanian, serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat. Dan ini baru awal. Kita akan buktikan swasembada ini kita jaga, kita ulangi, dan kita pertahankan setiap tahun,” tutup Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.