Dark/Light Mode

Rupiah Melemah, Mari Pangestu: Kita Harus Jaga Kepercayaan Pasar

Senin, 29 Juni 2026 13:20 WIB
Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu (kedua kanan) dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Komplek Parlemen Senayan Jakarta bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri), Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri), dan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti. (Foto: Tedy Kroen/RM.id)
Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu (kedua kanan) dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Komplek Parlemen Senayan Jakarta bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri), Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri), dan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti. (Foto: Tedy Kroen/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu menyampaikan, Pemerintah dan DPR sepakat, kondisi ekonomi Indonesia cukup baik secara fundamental. Hanya saja, saat ini Indonesia menghadapi pelemahan nilai rupiah yang melebihi peers atau negara-negara setara. 

Dalam kondisi seperti ini, Mari menekankan pentingnya menjaga kepercayaan pasar.

Baca juga : Negara Lain Dilanda Gempa Dan Suhu Panas, Kita Harus Selalu Waspada Bencana

"Kita harus mewaspadai, serta menjaga isu confidence dan trust. Tentunya, itu terkait dengan kebijakan-kebijakan yang diambil masing-masing lembaga, yang bertanggung jawab secara teknis melakukan hal itu," papar Mari dalam konferensi pers Pemerintah dan DPR soal situasi ekonomi Indonesia di Gedung DPR RI, Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Senin (29/6/2026).

Kestabilan Makroekonomi Jangka Pendek

Mari juga mengatakan, pertemuan Pemerintah dan DPR juga menyepakati pentingnya menjaga kestabilan makroekonomi jangka pendek di tengah situasi global penuh ketidakpastian. 

Baca juga : Stimulus Tak Ganggu Kesehatan APBN 2026

"Kita sudah melihat dampak ketidakpastian global, misalnya harga minyak meningkat. Serta dampaknya terhadap inflasi dan daya beli masyarakat. Ini menjadi prioritas untuk menjaga kestabilan makro," tutur Mari.

"Kami membahas hal-hal apa saja yang perlu dilakukan, baik dari segi fiskal dan moneter, serta koordinasi terkait hal tersebut," pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.