Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dony Oskaria: BUMN Mendukung Transformasi Ekonomi Nasional
Senin, 6 Juli 2026 06:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menegaskan badan usaha milik negara (BUMN) menjadi motor utama dalam mendukung transformasi ekonomi nasional yang tengah dijalankan pemerintah. Berbagai kebijakan yang dijalankan BUMN, kata dia, merupakan bagian dari strategi besar membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat, merata, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan Dony dalam podcast Bukan Kaleng-Kaleng, dikutip Kamis (2/7/2026).
Dony mengatakan, pemerintah sedang menjalankan transformasi ekonomi secara menyeluruh. Transformasi tersebut berangkat dari evaluasi terhadap kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini. Meski ekonomi tumbuh di kisaran 5 persen setiap tahun, pertumbuhan tersebut dinilai belum sepenuhnya berkualitas karena manfaatnya belum dirasakan secara merata.
Karena itu, lanjutnya, pemerintah tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi membangun fondasi yang mampu menciptakan pertumbuhan lebih berkelanjutan. Menurut Dony, terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus transformasi. Yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, dan penguatan sumber daya manusia.
Baca juga : Kemenkeu Perketat Pengawasan APBN
Di sektor pangan, pemerintah menjalankan sejumlah program yang saling terintegrasi untuk mewujudkan swasembada pangan. Mulai dari mencetak sawah baru, mencegah alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan komersial, membangun dan memperluas jaringan irigasi, mereformasi tata kelola pupuk, hingga meningkatkan harga pembelian gabah agar petani terdorong meningkatkan produksi.
“Kalau sawahnya sudah kita perbanyak, irigasinya kita tambah, kita juga harus menurunkan harga pupuk. Setelah itu kita berikan insentif kepada petani dengan menaikkan harga gabah. Jadi ini satu pemikiran yang holistik,” katanya.
Menurut Dony, reformasi tata niaga pupuk menjadi salah satu contoh transformasi yang dijalankan pemerintah melalui PT Pupuk Indonesia. Model bisnis dan sistem distribusi pupuk diubah dari skema cost plus menjadi mark to market dengan harga dasar yang ditetapkan pemerintah.
Perubahan tersebut berdampak pada turunnya harga pupuk sekitar 20 persen sehingga lebih terjangkau bagi petani. Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat kapasitas gudang Bulog agar mampu menyerap lebih banyak hasil panen.
Baca juga : Duh, Tumpukan Sampah Di Cakung Menggunung
“Produksi kita meningkat dan kita menjadi negara yang berswasembada pangan. Ini poin nomor satu yang diharapkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Transformasi juga dilakukan di sektor energi. Pemerintah mengembangkan energi baru dan terbarukan, meningkatkan kapasitas penyimpanan BBM melalui pembangunan dan perluasan fasilitas tangki penyimpanan di berbagai wilayah strategis, termasuk terminal BBM dan depo distribusi. Langkah ini bertujuan memperkuat cadangan energi nasional, menjaga stabilitas pasokan, serta mengantisipasi gangguan distribusi akibat faktor cuaca, geopolitik, maupun lonjakan permintaan.
Dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dan tersebar merata, pemerintah dapat memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga hingga ke daerah terpencil serta meningkatkan ketahanan energi nasional secara keseluruhan.
Selain itu, mempercepat implementasi biodiesel B50, melakukan eksplorasi sumber energi baru, hingga menjalankan proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG.
Baca juga : Amerika Serikat Vs Belgia, Aroma Balas Dendam 2014
Menurut Dony, pemerintah juga menjaga keseimbangan antara ekspor minyak sawit mentah (CPO) dengan kebutuhan dalam negeri sebagai bahan baku biodiesel sehingga ketahanan energi tetap terjaga.
Salah satu transformasi di sektor energi dilakukan melalui PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Dony menjelaskan model bisnis PGN diubah dari sebelumnya mengelola bisnis dari hulu hingga hilir (upstream hingga downstream) menjadi lebih berfokus pada bisnis midstream dan downstream.
Dengan perubahan tersebut, PGN didorong memperluas distribusi jaringan gas bumi langsung ke rumah tangga agar masyarakat secara bertahap tidak lagi bergantung pada LPG tabung.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya