Dark/Light Mode

Dony Oskaria: BUMN Mendukung Transformasi Ekonomi Nasional

Senin, 6 Juli 2026 06:40 WIB
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. (Foto: Dok. BP BUMN)
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. (Foto: Dok. BP BUMN)

 Sebelumnya 
“Kita harapkan nanti gas sudah sampai ke rumah-rumah sehingga masyarakat tidak lagi memakai gas tabung. Implementasi awalnya sudah mulai dilakukan di Batam,” katanya. 

Selain melalui sektor pangan dan energi, Dony mengatakan BUMN juga berperan memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui Program Koperasi Desa Merah Putih. Namun, ia meluruskan anggapan bahwa Danantara membiayai program tersebut menggunakan dananya sendiri. 

Menurut Dony, Danantara merupakan entitas komersial atau pure commercial entity. Karena itu, apabila pemerintah memberikan penugasan, pembiayaannya tetap berasal dari pemerintah sebagaimana diatur dalam undang-undang. 

“Kalau ada penugasan pemerintah, undang-undang juga mengatur bahwa pemerintah wajib membayar dan membiayai penugasan tersebut,” katanya. 

Baca juga : Kemenkeu Perketat Pengawasan APBN

Dony juga menjelaskan, peran Danantara dalam Koperasi Desa Merah Putih adalah membantu pemerintah melalui perusahaan-perusahaan BUMN yang berada dalam ekosistemnya. Misalnya, ketika pemerintah membutuhkan pembangunan fasilitas cold storage di kawasan pesisir atau infrastruktur pendukung lainnya, BUMN dapat ditugaskan sebagai pelaksana proyek, sementara biaya pekerjaan tetap dibayarkan oleh pemerintah. 

Menurut Dony, gagasan besar Koperasi Desa Merah Putih adalah membangun ekosistem ekonomi desa yang terintegrasi. Koperasi akan menjadi pusat distribusi pupuk, menjadi offtaker hasil panen petani bekerja sama dengan Bulog, sekaligus menyediakan layanan simpan pinjam agar masyarakat tidak lagi bergantung pada rentenir. 

Untuk mendukung pembiayaan tersebut, pemerintah akan memanfaatkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk menyalurkan kredit melalui Koperasi Desa Merah Putih. Presiden, kata Dony, telah mengarahkan agar bunga pinjaman yang sebelumnya bisa mencapai 24 persen diturunkan menjadi sekitar 8 persen sehingga masyarakat desa memperoleh akses pembiayaan yang jauh lebih murah. 

“Pembangunan koperasi itu memiliki tujuan yang jelas, menjadi offtaker bagi petani, menyalurkan kredit, membangun ekosistem ekonomi desa, dan menciptakan rantai ekonomi yang lebih kuat,” ujarnya. 

Baca juga : Duh, Tumpukan Sampah Di Cakung Menggunung

Pemerintah juga menyiapkan manajer-manajer profesional yang dipilih dan dilatih secara khusus untuk mendampingi pengelolaan koperasi selama dua tahun pertama. Pengelolaannya dilakukan oleh Agrinas Pangan sebagai bagian dari ekosistem Danantara. 

Penguatan sumber daya manusia menjadi pilar ketiga dalam transformasi ekonomi nasional. Pemerintah tidak hanya berupaya menurunkan angka stunting melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga memperluas akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak Indonesia. 

Karena itu, lanjut Dony, BUMN ikut membantu pemerintah membangun Sekolah Rakyat sebagai sekolah terintegrasi yang menyediakan layanan pendidikan komprehensif bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kualitas pendidikan yang setara. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan sekolah unggulan dan mendistribusikan smartboard ke sekolah-sekolah untuk mendorong pemerataan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. 

Meski demikian, Dony kembali menegaskan pembiayaan program tetap berasal dari pemerintah. Danantara dan BUMN hanya menjalankan penugasan sebagai pelaksana. 

Baca juga : Amerika Serikat Vs Belgia, Aroma Balas Dendam 2014

“Posisi kami lebih seperti perusahaan pelaksana yang membantu pemerintah menjalankan program tersebut. Biayanya di bayar pemerintah,” tegasnya. 

Dony menegaskan seluruh kebijakan tersebut merupakan bagian dari satu strategi besar pemerintah. Karena itu, masyarakat diharapkan melihat setiap program secara utuh, bukan sebagai kebijakan yang berdiri sendiri. 

“Paling penting masyarakat memahami bahwa ada dasar berpikir yang kuat mengapa program-program ini dilakukan. Semuanya saling berkaitan untuk membangun ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan sumber daya manusia sebagai syarat Indonesia menjadi negara maju,” pungkasnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.