Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
AI Dongkrak Layanan, Kredit Pintar Borong Tiga Penghargaan Regional
Sabtu, 11 Juli 2026 13:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor jasa keuangan terus berkembang. Teknologi ini tak lagi sekadar menjadi pendukung operasional, tetapi menjadi penggerak utama untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih cepat, personal, dan responsif.
Transformasi tersebut mengantarkan platform pinjaman daring Kredit Pintar meraih tiga penghargaan pada ajang CX Asia Excellence Awards 2026 yang digelar di Singapura. Perusahaan memboyong penghargaan Silver untuk kategori Best Operational Excellence, Bronze untuk Best Intelligent/Virtual Agent, serta Winner untuk kategori Best Use of AI.
Presiden Direktur Kredit Pintar, Ronny Kasim, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan.
Baca juga : TikTok Luncurkan Makan Dengan Makna Dorong Pola Makan Sehat
"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen kami dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan. Bagi Kredit Pintar, kecerdasan buatan bukan sekadar tren teknologi, melainkan pondasi untuk membangun layanan yang lebih cepat, lebih personal, dan lebih efisien," ujar Ronny dalam keterangannya, Jumat (10/7).
Menurutnya, pemanfaatan AI telah membantu perusahaan meningkatkan kecepatan penyelesaian layanan pelanggan, memperbaiki tingkat penyelesaian masalah pada kontak pertama (first contact resolution), serta meningkatkan kepuasan pelanggan.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Super Kepi, chatbot berbasis AI yang mampu melayani pelanggan selama 24 jam. Selain menjawab pertanyaan, asisten virtual tersebut juga secara proaktif menghubungi pelanggan, menawarkan bantuan pembayaran, hingga memberikan panduan secara tepat waktu.
Baca juga : PSP Aset ke Kejaksaan, KPK Optimalkan Pemanfaatan Barang Rampasan Rp 226 Miliar
Ronny menjelaskan, di tengah persaingan industri pinjaman daring yang semakin ketat, pengalaman pelanggan menjadi faktor pembeda. Karena itu, investasi AI tidak hanya diarahkan untuk mengotomatisasi proses, tetapi juga membantu agen layanan pelanggan bekerja lebih efektif dan mempercepat pengambilan keputusan.
"Teknologi seharusnya tidak menggantikan sentuhan manusia, melainkan memperkuatnya. Kami memanfaatkan AI untuk menghilangkan proses-proses yang repetitif sehingga tim kami dapat lebih fokus memberikan solusi yang lebih cepat, tepat, dan personal kepada pelanggan," katanya.
Hingga kini, aplikasi Kredit Pintar telah diunduh lebih dari 36 juta kali dengan rating 4,3 di Google Play Store dan 4,4 di Apple App Store. Platform tersebut juga telah memperoleh lebih dari dua juta ulasan pengguna.
Baca juga : 10 Pemain Tiga Singa Singkirkan Meksiko
Sepanjang 2025, Kredit Pintar membukukan penyaluran pinjaman lebih dari Rp9,5 triliun. Sementara sejak berdiri pada 2017, total akumulasi pinjaman yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp64 triliun.
Ronny optimistis Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat inovasi AI di Asia Tenggara, khususnya di sektor jasa keuangan.
"Pemanfaatan AI yang dilakukan secara bertanggung jawab tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas. Kami ingin menjadi bagian dari transformasi tersebut," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya