Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Presdir TMMIN Bekali Mahasiswa Udayana Dengan Budaya Kerja Toyota
Kamis, 23 Juli 2026 18:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto membagikan pengalaman mengenai nilai kepemimpinan dan budaya kerja Toyota kepada mahasiswa Universitas Udayana sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan industri.
Dalam kuliah umum di Kampus Universitas Udayana, Badung, Bali, Kamis (23/7/2026), Nandi memperkenalkan, budaya kerja yang telah dibangun Toyota selama puluhan tahun, mulai dari kepemimpinan hingga nilai-nilai perusahaan yang menjadi fondasi dalam menjalankan bisnis.
Ia menjelaskan, enam nilai utama yang diterapkan Toyota, yakni integritas, visioner, menghargai, kepemilikan, inovatif, dan kerja sama. Selain itu, Toyota juga menerapkan prinsip Bad News First, yakni mendorong setiap individu menyampaikan persoalan sejak dini agar solusi dapat segera dirumuskan dan diterapkan.
Baca juga : TMMIN Gandeng Universitas Udayana Cetak Lulusan Siap Kerja Industri
“Nilai-nilai tersebut bukan sekadar budaya kerja di Toyota, melainkan prinsip yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia profesional,” kata Nandi.
Menurut dia, salah satu implementasi nyata dari nilai-nilai tersebut adalah Toyota Production System (TPS) yang menjadi fondasi perusahaan dalam membangun budaya perbaikan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas, produktivitas, dan efisiensi di setiap proses kerja.
“TPC bukan sekadar sistem produksi yang lahir dari Toyota. Bagi kami, TPS adalah cara berpikir dan cara bekerja. Melalui TPS, setiap orang didorong untuk tidak berhenti pada penyelesaian masalah di permukaan, tetapi berani mencari akar persoalannya, mengambil keputusan berdasarkan fakta, dan terus melakukan perbaikan,” ujar Nandi.

Baca juga : LSI: Mayoritas Warga Jabar Puas Dengan Kinerja Dedi Mulyadi
Ia menambahkan, kemajuan yang berkelanjutan selalu diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Selain memberikan kuliah umum, Nandi juga meninjau Lean Manufacturing Laboratory di Fakultas Teknik Universitas Udayana untuk melihat penerapan Toyota Production System dalam proses pembelajaran.
Pada kesempatan itu, ia memperkenalkan konsep Genba, yaitu pendekatan yang mengajak seseorang melihat langsung proses di lapangan agar mampu memahami persoalan berdasarkan fakta, bukan asumsi.
Baca juga : LSF Gandeng Mahasiswa Kampanyekan Budaya Sensor Mandiri
“Melalui Genba, kami ingin mahasiswa merasakan bahwa pembelajaran terbaik lahir dari pengalaman langsung. Di lapangan, mereka tidak hanya mempelajari TPS sebagai teori, tetapi belajar melihat proses apa adanya, memahami mengapa sebuah persoalan bisa terjadi, lalu mencari solusi berdasarkan fakta,” katanya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat membentuk pola pikir kritis, rasa ingin tahu yang tinggi, serta keberanian melakukan perbaikan secara berkelanjutan saat mahasiswa memasuki dunia industri.
Universitas Udayana merupakan salah satu dari 10 perguruan tinggi yang mendapat pendampingan TMMIN dalam penerapan Toyota Production System. Program tersebut mencakup pengembangan laboratorium TPS, peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa di bidang lean manufacturing, hingga penyusunan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya