Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Aktivis 98 Apresiasi Mahasiswa yang Memilih Adu Gagasan di DPR
Sabtu, 20 Juni 2026 11:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pilihan sejumlah elemen mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi melalui dialog dan perdebatan terbuka dengan pimpinan DPR RI mendapat apresiasi dari para aktivis Reformasi 1998.
Langkah tersebut dinilai mencerminkan kedewasaan gerakan mahasiswa sekaligus menghidupkan kembali tradisi intelektual yang selama ini menjadi fondasi perjuangan mahasiswa Indonesia.
Apresiasi juga diberikan kepada pimpinan DPR RI yang membuka ruang komunikasi secara langsung dengan berbagai organisasi kemahasiswaan melalui audiensi di Gedung DPR/MPR RI.
Ketua Umum Pijar Indonesia, Sulaiman Haikal menilai, dialog merupakan instrumen penting dalam demokrasi yang harus terus dijaga.
"Mahasiswa adalah kekuatan moral bangsa. Ketika mereka memilih datang ke DPR untuk berdialog dan berdebat secara terbuka, itu menunjukkan kematangan politik dan keberanian intelektual. Tradisi gerakan mahasiswa tidak hanya dibangun melalui aksi di jalan, tetapi juga melalui pertarungan gagasan yang argumentatif dan konstruktif," ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Baca juga : Dasco Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Menurut Haikal, pengalaman Reformasi 1998 menunjukkan bahwa perubahan besar tidak hanya lahir dari tekanan publik, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen bangsa untuk membuka ruang komunikasi dan mencari solusi bersama.
Ia menambahkan, keterbukaan DPR dalam menerima mahasiswa patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi partisipatif.
"Kita tentu tetap kritis terhadap kebijakan negara, tetapi ruang dialog yang terbuka harus dihargai. Demokrasi yang sehat membutuhkan keberanian untuk mendengar kritik dan kesediaan untuk menjawabnya secara langsung," katanya.
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal Pijar 98, Indri Ariefiandi, menilai langkah pimpinan DPR RI yang menerima mahasiswa dan langsung menindaklanjuti sejumlah aspirasi merupakan contoh respons kelembagaan yang positif.
"Kami mengapresiasi pimpinan DPR RI yang tidak menutup pintu dialog. Kehadiran mahasiswa di parlemen menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia masih menyediakan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan tuntutannya secara langsung," ujar Indri.
Baca juga : Cek Endra Apresiasi Kepastian Regulasi Minerba, Positif bagi Investasi
Ia menegaskan, semangat Reformasi 1998 pada dasarnya adalah memperluas ruang partisipasi rakyat dalam proses pengambilan keputusan publik.
"Sebagai aktivis 98, kami memahami bahwa kritik adalah bagian dari demokrasi. Namun, kritik yang disampaikan melalui dialog terbuka, adu argumentasi, dan pertukaran gagasan akan menghasilkan solusi yang lebih substansial bagi bangsa. Karena itu, kami salut kepada mahasiswa yang memilih berdiskusi dan berdebat secara langsung dengan para pemimpin lembaga negara," jelasnya.
Pijar 98 berharap, komunikasi antara mahasiswa, DPR, dan pemerintah dapat terus berlangsung secara berkelanjutan.
Dengan demikian, berbagai aspirasi masyarakat tidak berhenti pada forum audiensi semata, melainkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
Sebelumnya, pertemuan antara pimpinan DPR dan perwakilan berbagai organisasi mahasiswa berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan.
Baca juga : Waste Wise Campus Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai isu strategis nasional, sementara pimpinan DPR menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti sejumlah masukan serta memfasilitasi komunikasi lanjutan dengan pemerintah.
Bagi para aktivis Reformasi 1998, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak hanya dibangun melalui perbedaan pendapat, tetapi juga melalui keberanian untuk duduk bersama, berdialog, dan mencari jalan keluar demi kepentingan bangsa yang lebih besar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya