Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,23 persen di level Rp 17.977 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 17.936 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,01 persen, ringgit Malaysia minus 0,12 persen, dolar Hong Kong turun 0,01 persen, dolar Singapura naik 0,01 persen, yen Jepang menguat 0,05 persen, dan won Korea Selatan naik 0,79 persen.
Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 17.914
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,05 persen ke level 101,23. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,51 persen ke level Rp 23.390, terhadap euro stagnan ke level Rp 19.889, dan terhadap dolar Australia naik 0,59 persen ke level Rp 12.534.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan di tengah meningkatnya sentimen risk off global akibat eskalasi geopolitik terbaru di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia.
Baca juga : Jelang RDG BI, Rupiah Melemah Ke Posisi Rp 17.932
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off global oleh eskalasi geopolitik terbaru di Timur Tengah yang melejitkan harga minyak mentah dunia," jelasnya, Jumat (24/7/2026).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 17.900 hingga Rp 18.050 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya