Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- KCIC Perluas Pemanfaatan Energi Terbarukan Biodiesel B40 pada Kereta Perawatan
- BRI Perkuat Peran Penggerak Ekonomi Kerakyatan Lewat Pembiayaan Perumahan
- Mariano Peralta Siap Adaptasi dengan Skuad Maung Bandung
- BAZNAS-Kemnaker Siapkan Penyandang Disabilitas Masuk Dunia Kerja
- Duh, Komponen Hidran Damkar di Jakarta Banyak Digarong Rayap Besi
WiLAT Indonesia Dorong Perempuan Menjadi Arsitek Ekonomi Sirkular
Kamis, 30 Juli 2026 10:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perempuan dinilai memiliki peran strategis dalam mempercepat transisi menuju ekonomi hijau dan ekonomi sirkular. Namun, potensi tersebut hanya dapat diwujudkan secara optimal apabila prinsip kesetaraan gender diintegrasikan ke dalam kebijakan, tata kelola perusahaan, dan strategi pembangunan berkelanjutan.
Pesan tersebut mengemuka dalam WiLAT Indonesia Gathering 2026 bertajuk Beyond ESG: Ketika Perempuan Menjadi Arsitek Ekonomi Sirkular yang digelar di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang didukung Policy+ dan ViriyaENB itu mempertemukan para pemimpin perempuan, profesional lintas sektor, akademisi, serta organisasi pembangunan.
Forum tersebut menekankan bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) tidak boleh berhenti pada aspek kepatuhan (compliance), tetapi harus menjadi strategi yang menempatkan manusia, khususnya perempuan, sebagai penggerak utama perubahan.
Baca juga : WiLAT Indonesia Dorong Percepatan Adopsi Kendaraan Logistik Listrik
Ketua WiLAT Indonesia, Nurmaria Sarosa menegaskan, perempuan harus menjadi pembuat solusi dalam menghadapi tantangan krisis iklim dan transformasi ekonomi.
"Sudah saatnya kita melihat perempuan bukan lagi sebatas penerima manfaat, melainkan sebagai arsitek perubahan. Kesetaraan gender harus menjadi strategi utama dalam pembangunan ekonomi hijau. Keragaman perspektif terbukti melahirkan inovasi yang lebih inklusif, keputusan yang lebih berkualitas, dan solusi yang lebih berkelanjutan," ujar Nurmaria.
Ia juga menyoroti pentingnya sektor logistik, transportasi, dan rantai pasok dalam mendukung target dekarbonisasi nasional.
Menurutnya, kepemimpinan perempuan di sektor-sektor tersebut akan mempercepat efisiensi, memperkuat ketahanan rantai pasok, sekaligus mendorong pencapaian target emisi rendah karbon Indonesia.
Baca juga : BI Terus Perkuat Nilai Tukar Rupiah, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
"Transisi menuju ekonomi sirkular tidak hanya membutuhkan investasi pada teknologi hijau, tetapi juga investasi pada manusia. Ketika perempuan diberikan kesempatan yang setara untuk memimpin dan berinovasi, kita sedang membangun fondasi ekonomi yang jauh lebih tangguh bagi Indonesia," tambahnya.
Dalam sesi panel, Program Analyst for Women's Empowerment UN Women Indonesia, Giasinta Livia, mengatakan peningkatan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan tidak hanya mendorong keadilan sosial, tetapi juga membuat organisasi lebih inovatif dan tangguh dalam menghadapi tantangan keberlanjutan.
Sementara itu, Pakar Komunikasi Lingkungan dan Keberlanjutan, Trisia Megawati Kusuma Dewi menilai, komunikasi yang efektif menjadi faktor penting dalam mengubah perilaku publik serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mendukung agenda keberlanjutan.
Sebagai organisasi profesi perempuan di bidang logistik dan transportasi, WiLAT Indonesia terus memperkuat kapasitas anggotanya melalui lima pilar utama, yaitu Mentoring, Leadership, Empowerment, Entrepreneurship, dan Social.
Baca juga : Dirut PLN Indonesia Power Raih Energy Executive Award 2026 untuk Energi Hijau
Kelima pilar tersebut dirancang untuk meningkatkan kontribusi perempuan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Melalui forum ini, WiLAT Indonesia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna membangun kepemimpinan yang inklusif dan menciptakan dampak jangka panjang bagi pembangunan berkelanjutan serta generasi mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya