Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
BNI Sekuritas Tanggapi Isu Perundungan yang Ramai di Media Sosial
Kamis, 30 Juli 2026 18:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT BNI Sekuritas buka suara mengenai informasi dugaan perundungan pada masa sekolah yang berkembang di sejumlah platform media sosial dan dikaitkan dengan salah satu pegawainya.
Perusahaan menyatakan terus mencermati perkembangan percakapan tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa yang disampaikan di ruang publik terjadi ketika para pihak masih berstatus pelajar, sebelum pihak yang bersangkutan bergabung dengan BNI Sekuritas.
"BNI Sekuritas terus memantau informasi yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir," kata Pgs. Head of Corporate Communications BNI Sekuritas Tjut Aliffah Keumala dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/7/2026).
Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 29 Juli, Cek di Sini Lokasinya
Isu tersebut bermula dari unggahan seorang pengguna media sosial yang menceritakan pengalaman perundungan saat masih bersekolah.
Percakapan kemudian meluas ke Threads, X, Instagram, dan TikTok setelah sejumlah warganet mengaitkan pihak yang disebut dalam unggahan dengan pekerjaannya di bidang Human Capital BNI Sekuritas.
BNI Sekuritas menegaskan, bahwa perundungan sebagai persoalan serius karena dapat meninggalkan dampak mendalam bagi pihak yang mengalaminya.
BNI Sekuritas memahami bahwa komunikasi terus berlangsung di antara para pihak sebagai bagian dari upaya mencari penyelesaian.
Baca juga : Kemenhut Tetapkan Tersangka Kasus Pengangkutan 598 Batang Kayu Ilegal
Proses komunikasi tersebut diharapkan dapat dilanjutkan melalui mediasi yang lebih menyeluruh dengan tetap memberikan ruang kepada masing-masing pihak untuk menyampaikan penjelasan.
"Kami menghormati setiap upaya penyelesaian yang sedang ditempuh. BNI Sekuritas berharap proses komunikasi dan mediasi lanjutan dapat berlangsung secara baik, proporsional, dan menghormati kepentingan seluruh pihak," ujar Aliffah.
BNI Sekuritas menyatakan akan menindaklanjuti informasi yang berkembang sesuai kebijakan internal, ketentuan perusahaan, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Proses tersebut dilakukan dengan tetap menghormati hak seluruh pihak serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Baca juga : Urgensi Perlindungan Bagi Dokter Muda Kita
Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menjaga tata kelola yang baik serta lingkungan kerja yang profesional dan saling menghormati.
"BNI Sekuritas juga akan terus mencermati perkembangan isu dan mengambil langkah yang diperlukan berdasarkan informasi serta hasil penelaahan yang tersedia," ujar Aliffah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya