Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- HUT ke-61 IKPI Hadirkan 11 Kegiatan, Jalan Sehat Jadi Magnet Ribuan Peserta
- PSSI Siapkan 254 Tiket Suporter Buat Laga Tandang Lawan Singapura
- Nazriel Tak Mau Cepat Puas, Bidik Final Bersama Persib
- Bekal Lawan Vietnam, Herdman Puji Mental Baja Timnas
- Real Madrid Buang Keunggulan, Ditahan Fiorentina 2-2
Pendapatan Bisnis Digital Telkomsel Tembus Rp 40,8 T
Minggu, 2 Agustus 2026 08:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bisnis digital menjadi motor pertumbuhan PT Telkomsel sepanjang semester I-2026. Perseroan mencatat pendapatan bisnis digital sebesar Rp 40,8 triliun atau tumbuh 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan bisnis digital tersebut turut menopang kinerja keuangan Telkomsel yang membukukan pendapatan sebesar Rp 55,6 triliun atau meningkat 3,3 persen secara tahunan. Laba bersih juga naik 8,3 persen menjadi Rp 10,4 triliun, sementara EBITDA tumbuh 8,6 persen menjadi Rp 26,1 triliun.
Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengatakan peningkatan bisnis digital didorong oleh tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan konektivitas dan digital dalam berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, menjalankan usaha, hingga menikmati hiburan.
Baca juga : Telkomsel Bukukan Laba Bersih Rp 10,4 Triliun, Naik 8,3 Persen
“Capaian Semester I-2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta kerja bersama seluruh insan Telkomsel untuk terus melayani dengan sepenuh hati. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, Telkom Indonesia sebagai perusahaan induk, serta Danantara Indonesia yang terus memperkuat arah transformasi, tata kelola, dan daya saing Telkom Group,” ujar Nugroho dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (2/8/2026).
Selain pendapatan digital yang meningkat, konsumsi data pelanggan juga tumbuh 0,8 persen menjadi 11,8 juta terabyte. Perseroan menilai peningkatan trafik tersebut menunjukkan peran konektivitas yang semakin penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi digital.
Di sisi lain, bisnis mobile Telkomsel juga mencatatkan pertumbuhan positif dengan pendapatan sebesar Rp 42,8 triliun atau naik 5,6 persen secara tahunan. Kinerja tersebut ditopang penyederhanaan produk, disiplin penawaran, serta meningkatnya adopsi layanan bernilai tambah.
Baca juga : Kinerja Semester I-2026, Pendapatan Astra Turun 3 Persen
Telkomsel juga mencatat rata-rata pendapatan per pelanggan (Average Revenue Per User/ARPU) mobile meningkat 9 persen menjadi Rp 45.600. Hingga akhir Juni 2026, jumlah pelanggan mobile mencapai 153,5 juta.
Untuk mendukung kebutuhan layanan digital yang terus meningkat, Telkomsel mengoperasikan sekitar 301 ribu base transceiver station (BTS), terdiri atas sekitar 246 ribu BTS 4G, 6 ribu BTS 5G, dan 49 ribu BTS 2G. Penguatan jaringan dilakukan secara berkelanjutan agar pelanggan memperoleh layanan yang lebih cepat, stabil, dan andal.
Menurut Nugroho, Telkomsel akan terus memperkuat investasi jaringan dan menghadirkan inovasi layanan digital guna mendukung transformasi Telkom Group sebagai strategic holding digital nasional di bawah pengelolaan Danantara Indonesia.
Baca juga : Laba Bersih BCA Naik Rp 29,5 Triliun, Kredit Tembus 8 Persen di Semester I-2026
“Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan, tanggung jawab kami adalah memastikan transformasi benar-benar terasa oleh pelanggan melalui jaringan yang semakin andal, layanan yang lebih praktis, perlindungan digital yang semakin kuat, dan pengalaman yang terus membaik. Kami akan terus berinovasi agar setiap kemajuan teknologi memberikan manfaat nyata bagi setiap orang, rumah, dan kegiatan bisnis di Indonesia,” kata Nugroho.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya