Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jaga Kepercayaan Investor
Pemerintah Minta Emiten Perkuat Kinerja Dan Bisnis
Jumat, 14 Agustus 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah meminta seluruh perusahaan tercatat atau emiten memperkuat kinerja, tata kelola dan transparansi bisnis. Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan investor, serta menopang stabilitas iklim investasi dan perekonomian nasional.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, reputasi perusahaan tercatat merupakan cerminan langsung dari kondisi ekonomi Indonesia. Karena itu, pengelolaan bisnis yang akuntabel dan berorientasi jangka panjang menjadi syarat mutlak bagi para pelaku usaha.
“Menjaga kinerja, governance dan seoptimal mungkin memanfaatkan pasar modal,” kata Airlangga dalam Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, Pemerintah berkomitmen mendampingi dunia usaha melalui Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking. Tim khusus ini dibentuk untuk mengurai dan menyelesaikan berbagai sumbatan operasional maupun hambatan investasi yang dihadapi emiten secara cepat.
Baca juga : TPS Liar Kramat Jati Akan Dijadikan Waduk
Hingga saat ini, Satgas Debottlenecking telah menerima 170 aduan dari pelaku usaha dan berhasil merampungkan penyelesaian atas 124 persoalan. Pemerintah pun mengimbau para pelaku usaha yang menemui kendala di lapangan tak ragu memanfaatkan fasilitas advokasi tersebut demi menjamin kepastian berusaha.
Airlangga mengatakan, prospek bisnis yang kokoh, keterbukaan informasi, serta peningkatan kepemilikan saham publik secara alami, akan memupuk kepercayaan investor. Dengan fundamental yang kuat, emiten tidak perlu merasa cemas secara berlebihan terhadap penilaian lembaga pemeringkat internasional.
Senada dengan Pemerintah, Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) menetapkan penguatan kepercayaan investor sebagai pilar prioritas organisasi untuk tiga tahun ke depan. Upaya ini akan ditopang oleh perbaikan fundamental internal perusahaan tercatat secara berkelanjutan.
Ketua Umum AEI Armand Wahyudi Hartono mengatakan, kepercayaan pasar harus dibangun dari kinerja perusahaan yang kuat, penerapan tata kelola yang baik, komunikasi yang konsisten, serta kolaborasi seluruh pelaku ekosistem pasar modal dan edukasi investor.
“AEI akan memperkuat fungsi advokasi dengan menghimpun aspirasi anggota untuk disampaikan sebagai masukan konstruktif terhadap berbagai kebijakan dan regulasi yang berkaitan dengan pasar modal Indonesia,” tutur Armand.
Selain memperkuat fungsi advokasi kebijakan, AEI juga mengagendakan perluasan diseminasi informasi, riset, edukasi, serta program berbagi pengetahuan. Langkah ini disiapkan guna meningkatkan daya adaptasi dan daya saing emiten dalam menghadapi perubahan peta bisnis.
Armand menegaskan, setiap program yang dijalankan AEI harus memberikan manfaat nyata bagi anggota, sehingga perusahaan tercatat semakin kuat, adaptif dan mampu meningkatkan daya saing di pasar modal.
Menghadapi tantangan global maupun domestik, AEI akan fokus memperkuat fundamental organisasi dan perusahaan tercatat sebagai landasan membangun pasar modal Indonesia yang semakin kredibel dan berkelas dunia.
Baca juga : National Bank Open 2026, Ben Shelton Selangkah Lagi Pertahankan Gelar
“Sinergi seluruh pengurus, anggota, regulator, serta organisasi penunjang pasar modal akan memperkuat kepercayaan investor dan mendorong pasar modal Indonesia terus tumbuh di level global,” ujar Armand. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 14 Agustus 2026 dengan judul "Jaga Kepercayaan Investor Pemerintah Minta Emiten Perkuat Kinerja Dan Bisnis"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya