Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Indonesia dan 7 Negara Kompak Tekan Israel, Dorong Sanksi Atas Permukiman E1
- Andalkan Sayap Macarena, McLaren Incar Hattrick Di Sirkuit Zandvoort
- Hanura Bidik Generasi Muda, Angkat Isu Lapangan Kerja
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Rumah BUMN BRI Antar Keripik Pisang Lokal Tembus Malaysia & Hong Kong
Sabtu, 22 Agustus 2026 21:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah semangat penguatan ekonomi kerakyatan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.
Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui pendampingan berkelanjutan lewat program Rumah BUMN BRI. Salah satu kisah inspiratif datang dari PT WWA Andik Sukses, pelaku usaha olahan keripik pisang asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang berhasil berkembang dari usaha rumahan sederhana menjadi UMKM dengan pasar lokal hingga internasional.
Usaha yang dirintis oleh Wiliyah Wiji Astutik pada tahun 2019 ini bermula dari ide sederhana untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen pisang yang melimpah di lingkungan sekitarnya.
Saat itu, pisang umumnya hanya dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang relatif rendah. Kondisi tersebut mendorong Wiliyah untuk mencari cara agar komoditas lokal tersebut dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.
Berbekal semangat kewirausahaan dan keinginan untuk membantu perekonomian keluarga, Wiliyah mulai merintis usaha pengolahan keripik pisang dari dapur rumah dengan peralatan sederhana. Perjalanan awal tentu tidak mudah.
Ia harus melalui berbagai tahapan eksperimen untuk menemukan formula terbaik, mulai dari tingkat kerenyahan, teknik pengolahan, hingga varian rasa yang sesuai dengan selera pasar.
“Awalnya banyak uji coba untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang tepat. Saya ingin membuat camilan yang enak, berkualitas, dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Wiliyah.
Baca juga : BRI Raih 3 Penghargaan Alpha Southeast Asia 2026 Perkuat Transaction Banking
Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Produk keripik pisang yang dihasilkan memiliki cita rasa khas yang menjadi pembeda di pasaran.
Salah satu keunggulan utamanya adalah penggunaan rasa alami pisang tanpa tambahan gula, sehingga pelanggan dapat menikmati manis asli dari buah pisang.
Bentuk produknya pun unik, bulat tipis menyerupai keripik kentang, namun tetap mempertahankan karakter khas pisang. Keunikan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat produk Keripik Pisang Visang semakin diminati pasar.
Varian pisang manis menjadi produk best seller yang paling banyak dicari pelanggan. Perjalanan usaha Wiliyah semakin berkembang ketika ia bergabung dengan Rumah BUMN BRI pada tahun 2021.
Informasi mengenai program tersebut ia peroleh dari rekan sesama pelaku UMKM binaan di desanya. Ketertarikannya muncul karena melihat banyaknya program pengembangan usaha yang ditawarkan BRI kepada para pelaku UMKM. Sejak bergabung, Wiliyah merasakan dampak signifikan terhadap perkembangan usahanya.
Menurutnya, Rumah BUMN BRI memberikan dukungan yang tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga pendampingan nyata yang membantu UMKM tumbuh lebih kompetitif.
“Rumah BUMN sangat berpengaruh dalam perjalanan usaha saya. Mulai dari pengembangan kemasan hingga perluasan relasi bisnis, semuanya sangat membantu,” ujarnya.
Baca juga : Produk UMKM Asal Sumut Tembus Pasar Global Berkat Pemberdayaan BRI
Melalui Rumah BUMN BRI, Wiliyah mendapatkan akses terhadap berbagai program peningkatan kapasitas usaha seperti kurasi BRIncubator, partisipasi dalam BRILiaNpreneur, bazar klaster di Regional Office Surabaya, pelatihan desain kemasan, fotografi produk, digital marketing, hingga penguatan kapasitas melalui ekosistem e-commerce.
Rangkaian program tersebut membantu usahanya bertransformasi dari UMKM tradisional menjadi bisnis yang lebih adaptif terhadap perkembangan pasar modern.
Tidak hanya meningkatkan kualitas produk, pendampingan tersebut juga memperluas akses pasar secara signifikan.
Saat ini, penjualan produk dilakukan melalui kanal penjualan offline dan digital. Dengan dukungan pemasaran yang semakin kuat, jangkauan pasar PT WWA Andik Sukses kini tidak hanya melayani konsumen lokal, tetapi juga telah merambah pasar internasional seperti Malaysia Malaysia dan Hong Kong.
Dalam mendukung operasional bisnis sehari-hari, Wiliyah juga memanfaatkan berbagai layanan perbankan dari BRI, seperti Tabungan Simpedes dan QRIS BRI. Kehadiran layanan digital seperti BRImo dinilai semakin mempermudah pengelolaan transaksi usaha.
“Manfaat yang paling terasa adalah transaksi menjadi jauh lebih mudah. Dengan BRImo dan QRIS BRI, pembayaran dari pelanggan jadi lebih praktis dan efisien,” ujarnya.
Saat ini, usaha PT WWA Andik Sukses telah mempekerjakan delapan tenaga kerja, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Baca juga : Dari Anyaman Lokal, Agrominafiber Menembus Pasar Global
Hal ini mencerminkan bagaimana pertumbuhan UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal.
Ke depan, Wiliyah menargetkan usahanya dapat menjangkau pasar global yang lebih luas. Ia juga berencana menambah varian rasa baru serta menghadirkan kemasan yang lebih ekonomis agar produknya dapat menjangkau lebih banyak segmen konsumen.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, bahwa kisah PT WWA Andik Sukses merupakan cerminan nyata bagaimana pemberdayaan UMKM dapat mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.
“BRI meyakini bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui Rumah BUMN, BRI terus menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang komprehensif, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas produk, perluasan akses pasar, hingga akselerasi digitalisasi bisnis,” ujar Dhanny dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).
Ia menambahkan, transformasi UMKM tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurut Dhanny, dari usaha yang dirintis dari rumah hingga mampu menembus pasar internasional, kisah ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang.
"BRI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi UMKM agar semakin banyak pelaku usaha yang naik kelas, berdaya saing global, dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional,” pungkas Dhanny.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya