Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Target Zero ODOL 2027
Jasa Marga & Hutama Karya Digitalisasi Data Di Jalan Tol
Rabu, 26 Agustus 2026 06:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jasa Marga dan Hutama Karya memperkuat pengawasan kendaraan angkutan barang melalui integrasi data dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengejar target Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2027.
Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menilai, integrasi data kendaraan merupakan langkah penting dalam memperkuat pengawasan angkutan barang.
Namun, menurut Djoko, pengawasan ODOL harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, tidak hanya terhadap kendaraan yang melintas di jalan tol.
“Pendapatan atau kesejahteraan para sopir ini bagaimana? Karena kalau sejahtera, mereka tidak akan nekat mengangkut muatan berlebih,” tegas Djoko kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Selain kesejahteraan pengemudi, Djoko meminta sistem pengawasan diperluas ke pelabuhan dan kapal penyeberangan. Menurutnya, masih ada kendaraan angkutan barang yang membawa muatan berlebih dan melanjutkan perjalanan melalui jalur laut.
Baca juga : Pram Tebar Hujan Buatan Redam Polusi Dan Panas
“Kalau sekarang, dari sisi operator jalan tol sudah mengintegrasikan datanya, itu langkah yang baik. Harapannya, di tahap selanjutnya operator pelabuhan atau kapal juga melakukan hal yang sama,” sarannya.
Dengan integrasi tersebut, pengawasan kendaraan ODOL diharapkan tidak berhenti di jalan raya, tetapi mencakup seluruh jalur distribusi angkutan barang.
Sementara itu, Jasa Marga memperkuat digitalisasi pengawasan angkutan barang melalui integrasi data dengan Kemenhub.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, perseroan mengintegrasikan data berat kendaraan melalui Weigh In Motion (WIM), identifikasi kendaraan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) Reader, serta pembacaan pelat nomor melalui Automatic Number Plate Recognition (ANPR) ke sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) Kemenhub.
Data lalu lintas kendaraan angkutan barang dari platform Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) dibagikan melalui Application Programming Interface (API) ke platform Hubnet Kemenhub.
Baca juga : Trio Chelsea Kubur Fulham
Data yang terhubung mencakup berat kendaraan hasil pengukuran WIM, nomor pelat, gambar kamera pengawas, serta data kepemilikan kendaraan dari sistem BLUe.
“Inisiatif integrasi ini memungkinkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang di jalan tol dapat dilakukan lebih cepat, akurat dan komprehensif,” ujar Rivan dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).
Data tersebut dapat dipantau secara real-time melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC). Jasa Marga juga meningkatkan fasilitas WIM dari dua menjadi delapan titik dan menyiapkan sembilan WIM berbasis bridge untuk pengembangan berikutnya.
Teknologi WIM memungkinkan berat kendaraan diukur saat kendaraan melaju tanpa harus dihentikan. Penguatan sistem tersebut diharapkan mendukung agenda nasional Zero ODOL 2027 sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Rivan mengatakan, integrasi teknologi tersebut juga mengubah pola pengawasan yang sebelumnya banyak bergantung pada pemeriksaan manual.
Baca juga : Janice Lolos, Aldila Gembos
“Dengan begitu, pengawasan pelanggaran terhadap tonase kendaraan dan administrasi tidak lagi mengandalkan cara manual, melainkan terekam secara presisi dan terintegrasi,” tegasnya.
Langkah serupa dilakukan Hutama Karya dengan mengintegrasikan sistem BLUe dan WIM yang terpasang di sejumlah ruas jalan tol yang dikelolanya.
Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan mengatakan, integrasi tersebut memungkinkan kendaraan yang terdeteksi WIM terhubung dengan basis data BLUe untuk memperkuat identifikasi dan pencatatan kendaraan.
Hingga Juli 2026, sistem WIM Hutama Karya mengidentifikasi 342.748 kendaraan angkutan barang yang terindikasi tidak memenuhi ketentuan dimensi dan/atau muatan. Angka tersebut merupakan hasil deteksi sistem dan bukan jumlah kendaraan yang telah dikenai penindakan. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya