Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gelar Apel, Kapolres Bogor Antisipasi Potensi Gesekan Suporter Persija-Persib
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- BNPB Laporkan Karhutla Di 4 Daerah, 7,6 Hektare Lahan Terbakar
- Tutup KPPD IV, Gubernur Lemhannas: Kepala Daerah Perlu Berwawasan Global
- TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos
LSPR-SBM ITB Luncurkan Mini MBA, Siapkan Pemimpin yang Mampu Bangun Kepercayaan
Jumat, 4 September 2026 18:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dunia bisnis yang bergerak semakin cepat menuntut pemimpin memiliki kemampuan lebih dari sekadar mengambil keputusan strategis. Pemimpin juga dituntut mampu membangun kepercayaan dan memastikan setiap keputusan mendapat dukungan dari karyawan, pelanggan, investor, regulator, hingga publik.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, LSPR Institute of Communication and Business bersama Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) meluncurkan program Mini MBA in Strategic Communication and Business Leadership.
Program eksekutif tersebut menggabungkan pembelajaran strategi bisnis dan komunikasi strategis untuk membekali para pemimpin menghadapi perubahan teknologi, dinamika pasar, serta tuntutan pemangku kepentingan yang semakin kompleks.
Peluncuran program digelar di LSPR Transpark Campus, Bekasi, Jumat (4/9/2026).
Founder & CEO LSPR Institute Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani mengatakan, kebutuhan terhadap pemimpin saat ini semakin berkembang. Keberhasilan sebuah strategi bisnis, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh kualitas keputusan yang diambil.
Pemimpin juga harus mampu menyelaraskan tindakan perusahaan dengan harapan berbagai pemangku kepentingan.
“Kebutuhan pemimpin saat ini tidak lagi terkotak-kotak. Keberhasilan eksekusi strategi bisnis sangat bergantung pada seberapa efektif pemimpin mampu menyelaraskan tindakan dengan harapan pemangku kepentingan,” ujar Prita.
Menurutnya, kolaborasi antara LSPR Institute dan SBM ITB diharapkan dapat melahirkan eksekutif yang mampu merancang strategi sekaligus membangun dukungan dari ekosistem bisnis.
Melalui program Mini MBA tersebut, peserta tidak hanya mempelajari penciptaan nilai dan strategi bisnis. Mereka juga dibekali kemampuan mengomunikasikan keputusan, mengelola hubungan dengan stakeholder, menjaga reputasi, hingga menghadapi situasi krisis.
Program ini memiliki empat kompetensi utama. Yakni strategi bisnis dan pengambilan keputusan, inovasi dan penciptaan nilai, komunikasi strategis dan stakeholder engagement, serta reputasi, brand, dan crisis communication.
Dengan kombinasi tersebut, peserta diharapkan mampu melihat persoalan bisnis secara lebih menyeluruh.
Mereka tidak hanya dituntut memahami pasar dan menemukan peluang bisnis. Tetapi juga memahami dampak setiap keputusan terhadap manusia, organisasi, reputasi, dan hubungan dengan para pemangku kepentingan.
Wakil Dekan Bidang Sumber Daya SBM ITB Prof. Donald Crestofel Lantu mengatakan, kemampuan komunikasi menjadi bagian penting dalam memastikan strategi bisnis dapat berjalan dan memberikan dampak.
“Pemimpin transformatif adalah mereka yang mampu menghubungkan hal-hal yang sering dipisahkan: strategi dan komunikasi, bisnis dan masyarakat, kinerja dan tujuan, pengambilan keputusan dan kepercayaan, serta pemikiran dan tindakan,” kata Donald.
Baca juga : Gelar Cultural Open Day 2026 Bareng LSPR
Menurut dia, kebutuhan dunia bisnis terhadap pemimpin saat ini semakin kompleks. Pemimpin tidak cukup hanya memiliki kemampuan melihat peluang dan menciptakan inovasi.
Mereka juga harus mampu mengartikulasikan visi, membangun kepercayaan, mengelola reputasi, serta menjaga hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Donald menilai sinergi LSPR Institute dan SBM ITB dibangun atas kebutuhan tersebut.
Kolaborasi dua institusi pendidikan itu menggabungkan kekuatan bidang bisnis dan manajemen dengan keahlian komunikasi strategis.
Ketua Tim Program Mini MBA LSPR x SBM ITB sekaligus Dekan Fakultas Bisnis LSPR Institute, Dr. Yuliana Riana Prasetyawati mengatakan, kemampuan bisnis dan komunikasi kini semakin sulit dipisahkan.
Menurutnya, strategi bisnis memang menentukan arah organisasi dan menciptakan nilai. Namun, komunikasi strategis berperan penting untuk membangun pemahaman, kepercayaan, dan dukungan agar strategi tersebut dapat diwujudkan.
Karena itu, program Mini MBA ini dirancang dengan pendekatan lintas disiplin.
Baca juga : LSPR Institute Cetak Lima Atlet Nasional Bertalenta Akademik
Program tersebut menyasar manajer senior, kepala unit bisnis, pimpinan komunikasi korporat, profesional public relations, hingga calon pemimpin masa depan yang membutuhkan perspektif lebih luas dalam menghadapi tantangan kepemimpinan.
Peserta diharapkan mampu memahami hubungan antara keputusan bisnis dan dampaknya terhadap berbagai pihak.
Melalui Mini MBA in Strategic Communication and Business Leadership, LSPR Institute dan SBM ITB ingin mendorong lahirnya pemimpin yang tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan.
Lebih dari itu, para peserta diharapkan mampu menjelaskan alasan di balik setiap keputusan, membangun kepercayaan, serta mengajak berbagai pihak bergerak bersama untuk mencapai tujuan organisasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya