Dark/Light Mode

BRI Komit Jaga Shareholder Return Dukung Pertumbuhan Bisnis

Senin, 7 September 2026 19:20 WIB
Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi. (Foto: Dok. BRI)
Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi. (Foto: Dok. BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan fundamental yang solid dan pertumbuhan bisnis yang sehat hingga Triwulan II 2026.

Kinerja tersebut menjadi fondasi bagi Perseroan untuk terus menciptakan nilai yang optimal dan berkelanjutan bagi pemegang saham, sekaligus menjaga kapasitas permodalan yang memadai untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Hingga akhir Triwulan II 2026, BRI secara konsolidasian membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun atau tumbuh 17,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh ekspansi kredit yang mencapai 16,2 persen yoy, disertai perbaikan kualitas aset yang tercermin dari penurunan NPL dari 3,0 persen menjadi 2,9 persen.

Di sisi permodalan, BRI juga mempertahankan CAR pada level 21,5 persen, berada di atas target jangka panjang perseroan sebesar minimal 20 persen, sehingga tetap memberikan ruang yang memadai untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Kinerja ini mencerminkan kemampuan BRI untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis dengan tetap menjaga kualitas aset dan permodalan secara disiplin.

Baca juga : Likuiditas dan Permodalan Kokoh, BRI Perkuat Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi

Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi mengungkapkan bahwa kinerja tersebut menjadi modal penting bagi BRI untuk menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai bagi pemegang saham dan kebutuhan pengembangan bisnis dalam jangka panjang.

Achmad menambahkan, BRI senantiasa berkomitmen untuk menciptakan nilai yang optimal dan berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.

"Terkait dividend payout ratio, kebijakan dividen Perseroan ditetapkan dengan mempertimbangkan berbagai faktor secara komprehensif, termasuk kinerja keuangan, tingkat permodalan, kebutuhan pengembangan bisnis, kondisi perekonomian, serta keputusan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham,” ujar Achmad dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, kemampuan BRI dalam menciptakan shareholder value tetap ditopang oleh fundamental Perseroan yang semakin kuat.

Pertumbuhan laba yang disertai ekspansi kredit dan perbaikan kualitas aset memberikan ruang bagi BRI untuk menjaga keseimbangan antara memberikan imbal hasil yang optimal kepada pemegang saham dan mempertahankan kapasitas permodalan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Peningkatan modal yang utamanya dari laba memperkuat kapasitas BRI untuk menumbuhkan bisnis secara berkelanjutan.

Baca juga : Melek Finansial Sejak Dini, BRI Bekali Anak Muda 3 Mindset Penting!

“Yang terpenting, kemampuan BRI dalam menciptakan shareholder value tetap ditopang fundamental yang semakin kuat. Kondisi tersebut memberikan ruang yang memadai bagi BRI untuk menjaga keseimbangan antara memberikan imbal hasil yang optimal kepada pemegang saham dan mempertahankan kapasitas permodalan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” kata Achmad.

Bagi BRI, penciptaan nilai bagi pemegang saham tidak semata-mata dilihat dari besarnya dividend dan capital gain, tetapi juga dari kemampuan Perseroan meningkatkan laba, memperkuat fundamental, menjaga kualitas aset, serta menghasilkan pertumbuhan jangka panjang.

Dalam konteks tersebut, pertumbuhan modal yang salah satunya dari peningkatan laba merupakan bagian dari strategi pengelolaan modal untuk memperkuat kapasitas BRI dalam membiayai pertumbuhan dan menangkap berbagai peluang bisnis ke depan.

“Kami melihat penciptaan nilai bagi pemegang saham dari perspektif yang jauh lebih luas. Dengan optimalisasi alokasi modal ini, kami berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan laba yang solid, sehingga mampu memberikan hasil dan nilai yang semakin meningkat bagi seluruh pemegang saham,” kata Achmad.

Ke depan, BRI akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara disiplin dengan menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, kualitas aset, profitabilitas, dan kecukupan modal.

Dengan fundamental yang solid serta kapasitas permodalan yang terjaga, BRI optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus terus memberikan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.

Baca juga : BRI Raih Niaga Werdhitama dari Kementerian Perdagangan Dorong UMKM Go Global

“Fokus kami adalah memastikan setiap keputusan alokasi modal mampu menciptakan nilai yang optimal dalam jangka panjang," ujarnya.

BRI akan terus menjaga keseimbangan antara memberikan imbal hasil yang atraktif bagi pemegang saham, memperkuat permodalan, serta menyediakan ruang yang memadai untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

"Dengan demikian, pertumbuhan BRI hari ini dapat menjadi fondasi bagi penciptaan shareholder value yang semakin kuat dan berkelanjutan di masa mendatang,” pungkas Achmad.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.