Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Penerbangan Terganggu Erupsi Krakatau
BUMN Perkuat Layanan Transportasi Alternatif
Selasa, 8 September 2026 06:40 WIB
Sebelumnya
Pada Minggu (6/9/2026), sebanyak 32 kapal ASDP disiapkan untuk melayani pengguna jasa dari sisi Merak. Sementara dari sisi Bakauheni terdapat 28 kapal yang beroperasi.
Dari sisi produksi layanan, Cabang Merak mencatat 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9/2026).
Pada Sabtu (5/9/2026), tercatat 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan. Volume kendaraan pada Sabtu turun sekitar 6,42 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Jaga Konektivitas
Baca juga : Fasilitas Harus Dipermak, Dokter Hewan Ditambah
Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai, layanan transportasi di kawasan Selat Sunda perlu dipandang sebagai satu kesatuan. Menurutnya, penyediaan moda alternatif penting untuk menjaga konektivitas ketika salah satu moda mengalami gangguan.
“Antisipasi terhadap erupsi Gunung Anak Krakatau berfokus pada pemantauan tiga moda transportasi utama di kawasan Selat Sunda, yaitu penyeberangan laut, penerbangan udara dan lalu lintas darat di sekitar pesisir,” tuturnya.
Ia menjelaskan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan telah menerbitkan maklumat pelayaran untuk menetapkan radius aman, yang biasanya berada 5 kilometer (km) dari kawah aktif.
Baca juga : London Masih Merah
Dengan demikian, lintasan Merak-Bakauheni, khususnya alur penyeberangan utama, berada di luar radius bahaya langsung.
Namun, jika erupsi memicu gelombang tinggi atau tsunami, koordinasi dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memitigasi ancaman tsunami vulkanik.
Pada sektor udara, AirNav Indonesia telah melakukan penyesuaian rute penerbangan dan NOTAM terkait penutupan ruang udara (airway) yang terdampak abu vulkanik.
Baca juga : Sikat Rekan Senegaranya, Diaspora Muda Berjaya Di China Masters 2026
Penutupan sementara bandara terdekat juga dapat dilakukan jika terjadi hujan abu (ash fall).
Sementara di sektor darat, khususnya pesisir Banten dan Lampung, telah tersedia jalur evakuasi pesisir.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya