Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Transformasi Industri Nasional, LPJK Pelajari Robot Konstruksi Di China
Jumat, 25 September 2026 21:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Republik Indonesia (LPJK RI) mempelajari perkembangan teknologi robot konstruksi di Tiongkok sebagai referensi untuk mendorong transformasi industri konstruksi nasional.
Hal tersebut dilakukan Ketua LPJK RI Insannul Kamil saat menghadiri Kompetisi Robot Konstruksi Guangdong, Hong Kong-Macao ke-2 di Guangzhou NanSha International Convention and Exhibition Center (NSICEC), Guangzhou, Tiongkok, Selasa (22/9/2026).
Insannul hadir bersama delegasi Laos dan Tiongkok atas undangan panitia penyelenggara. Kompetisi tersebut menampilkan berbagai inovasi teknologi konstruksi cerdas yang berkembang di kawasan Greater Bay Area Guangdong, Hong Kong, dan Macao.
Kegiatan itu memperlihatkan perkembangan teknologi konstruksi yang mengedepankan digitalisasi, konsep ramah lingkungan, serta integrasi teknologi dalam proses pembangunan. Sejumlah robot konstruksi dan teknologi pintar dipamerkan untuk mendukung transformasi industri konstruksi modern.
Baca juga : Gedung Putih Blacklist Sejumlah Media, Pertemuan Xi-Trump Sepi Liputan
Menurut Insannul, kompetisi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah Guangdong, Hong Kong, dan Macao, lembaga penelitian, perguruan tinggi, perusahaan teknologi, akademisi, hingga tim peserta dari sektor konstruksi.
“Kompetisi ini menjadi platform dan hub kolaborasi teknologi industri konstruksi tingkat tinggi yang mendorong pertukaran teknologi, pengembangan talenta SDM konstruksi, sinergi industri, dan saling berbagi hasil inovasi,” kata Insannul.
Dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas itu menilai perkembangan teknologi robotika menunjukkan semakin pentingnya peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi, keselamatan kerja, dan kualitas pembangunan di sektor konstruksi.
Menurut dia, penerapan robot cerdas juga dapat menjadi salah satu penggerak transformasi industri konstruksi tradisional menuju industri yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
Baca juga : Indonesia Hadiri Dialog Pemimpin Muda Dunia di China
“Kegiatan kompetisi robot cerdas industri konstruksi ini diharapkan dapat mendorong dan mengakselerasi transformasi dan peningkatan industri konstruksi tradisional serta mendukung pengembangan industri konstruksi cerdas yang berkualitas tinggi,” jelasnya.
Indonesia yang diwakili LPJK bersama delegasi Forum Kerja Sama dan Pengembangan Industri Konstruksi Tiongkok-ASEAN ke-4 Tahun 2026 turut menyaksikan langsung jalannya kompetisi.
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada delegasi Indonesia untuk melihat perkembangan robot konstruksi serta kemajuan industri konstruksi cerdas yang tengah berkembang di Tiongkok.
Insannul mengatakan pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi Indonesia dalam mengembangkan industri konstruksi berbasis teknologi. Menurutnya, perkembangan tersebut perlu diikuti dengan penguatan inovasi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Baca juga : Ketua MPR Temui Ketua Parlemen China, Perkuat Kerja Sama Bilateral
“Perkembangan teknologi konstruksi cerdas di Tiongkok menjadi salah satu referensi penting bagi Indonesia untuk memperkuat inovasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mendorong transformasi industri konstruksi nasional,” ujarnya.
Selain memimpin LPJK RI, Insannul juga menjabat Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan SDM Profesi Teknik dan Industri serta Ketua Badan Keahlian Mesin (BKM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya