Dark/Light Mode

Rupiah Perkasa Ke Level Rp 17.891

Rabu, 7 Oktober 2026 09:20 WIB
Foto: Khairizal Anwar/RM
Foto: Khairizal Anwar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu pagi dibuka menguat 0,04 persen ke level Rp 17.891 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.899 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,17 persen, won Korea Selatan menguat 0,20 persen, baht Thailand melemah 0,15 persen, dan dolar Singapura menguat 0,13 persen.

Baca juga : Rupiah Dibuka Naik Tipis Ke Rp 17.916

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya menguat 0,20 persen ke level 101,80. Sementara itu, rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,05 persen ke level Rp 23.718, terhadap dolar Australia melemah 0,09 persen ke level Rp 12.485, dan terhadap euro stagnan di level Rp 19.491.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah masih dipengaruhi oleh perkembangan konflik di Timur Tengah. Konflik yang masih berlangsung tersebut diperkirakan turut memengaruhi harga minyak dunia.

Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Dibuka Melemah Ke Rp 17.887

“Selain itu, pasar menantikan rilis risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) untuk periode September pada Rabu serta data klaim awal tunjangan pengangguran pada Kamis,” jelas Ibrahim dalam riset harian, Rabu (7/10/2026).

Dari dalam negeri, Bank Dunia (World Bank) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 mencapai 5,2 persen. Proyeksi tersebut direvisi naik sebesar 0,5 poin persentase.

Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Ke Rp 17.947

Aktivitas ekonomi Indonesia juga ditopang oleh peningkatan program prioritas Pemerintah, investasi yang terhubung dengan negara, serta besarnya subsidi energi.

Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif dan berpotensi kembali melemah dalam rentang Rp 17.890-Rp 17.940 per dolar AS sepanjang perdagangan Rabu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.