Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLN EPI Petakan Potensi Ekonomi Warga di Proyek Gasifikasi Kupang
Selasa, 13 Oktober 2026 16:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memulai kajian sosial di sekitar proyek gasifikasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kupang Peaker di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kajian ini bertujuan memetakan potensi ekonomi lokal dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan berkelanjutan.
Kajian diawali dengan pertemuan pembukaan (kick-off meeting) yang melibatkan PLN EPI, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kupang, pemerintah kecamatan dan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparat keamanan, serta tokoh masyarakat Desa Lifuleo.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan, pelibatan masyarakat sejak tahap awal penting untuk membangun pemahaman bersama sekaligus menggali potensi lokal yang dapat dikembangkan seiring dengan pembangunan infrastruktur energi.
“Yang kami lakukan bukan hanya melihat proyeknya, tetapi juga memahami kondisi masyarakat di sekitarnya. Kami membutuhkan dukungan masyarakat dan pada saat yang sama ingin memastikan keberadaan kegiatan PLN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Mamit.
Baca juga : Wamen ESDM Resmikan Proyek Gasifikasi Batubara Di Kaltim, Buka Jalan Hilirisasi
“Harapannya, sinergi antara PLN, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar proyek dapat berjalan dengan baik, sementara manfaat dari keberadaan proyek juga dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya.
Dalam kajian tersebut, PLN EPI akan memetakan sejumlah potensi dan kebutuhan masyarakat, mulai dari budidaya rumput laut, ekosistem dan biota laut, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk tenun ikat khas NTT.
Pemetaan juga mencakup kebutuhan sarana dasar, seperti air bersih, pendidikan, dan kesehatan. Hasil kajian akan menjadi salah satu dasar bagi PLN EPI dalam menentukan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Kupang I Made Dedik Parnanda Satriadi mengatakan, keandalan pembangkit dan dukungan masyarakat berperan penting dalam menjaga kualitas pelayanan kelistrikan.
Menurut dia, seluruh proses bisnis ketenagalistrikan, mulai dari pembangkitan, transmisi, hingga distribusi, saling berkaitan dan membutuhkan komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Baca juga : Jokowi Disambut Meriah di CFD Kupang, Warga: Bapak Kesayangan Pulang
“Kalau pembangkitnya bagus dan andal, kami di sisi pelayanan juga akan lebih mudah menjaga keandalan listrik kepada masyarakat. Karena itu, setiap pengembangan infrastruktur perlu dikomunikasikan dengan baik, agar mendapat dukungan masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ujar I Made.
Perwakilan Kecamatan Kupang Barat, Yanti Tumpu Nati, menyatakan dukungannya terhadap kajian sosial tersebut. Ia berharap hasil pemetaan dapat menjadi dasar pengembangan program yang sesuai dengan kebutuhan warga Desa Lifuleo.
“Sebagai pemerintah, kami sangat mendukung kegiatan yang bersentuhan langsung dengan PLN dan masyarakat. Kami berharap kajian ini dapat menangkap kebutuhan dan potensi masyarakat Desa Lifuleo sehingga program yang nantinya dikembangkan benar-benar tepat sasaran, bermanfaat, dan dapat berkelanjutan,” kata Yanti.
PLTMG Kupang Peaker berkapasitas 40 megawatt (MW) di Desa Lifuleo merupakan salah satu infrastruktur pembangkit yang mendukung keandalan sistem kelistrikan di NTT.
Sejalan dengan program gasifikasi pembangkit, PLN EPI juga mendukung kesiapan rantai pasok energi primer melalui pengembangan infrastruktur dan penyediaan gas bumi, termasuk gas alam cair (liquefied natural gas/LNG).
Baca juga : Jokowi Jadi Magnet di CFD Kupang, Warga Berebut Salaman dan Swafoto
Upaya tersebut ditujukan untuk memperkuat keandalan pasokan, meningkatkan efisiensi pembangkitan, dan mendukung transisi energi.
Melalui kajian sosial ini, PLN EPI mendorong pembangunan infrastruktur energi yang tidak hanya memperkuat keandalan listrik, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kemandirian masyarakat sekitar.
Dengan demikian, pengembangan energi diharapkan dapat memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya