Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 2 Kemenangan Beruntun, PSM Makin Pede di BRI Super League
- Petaka Menit Ke-90, Persib Tumbang di Markas Madura United
- Juventus Vs Rennes Berakhir Imbang, Gol Kemenangan Dianulir VAR
- Debut di Asian Para Games 2026, Abdil Majid Langsung Sabet Emas
- AC Milan Dibantai Bournemouth, Maignan Kena Kartu Merah
Wakil Kepala BP BUMN Tinjau KDKMP, LPG Pertamina Perkuat Ekonomi Lokal
Jumat, 16 Oktober 2026 06:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminuddin Ma’ruf, meninjau gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Meruya Selatan, Jakarta Barat, pada Kamis (15/10).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung peran koperasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengembangkan potensi ekonomi di tingkat Desa/ Kelurahan.
KDKMP tidak hanya menjual kebutuhan sehari-hari dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah tersebut, tetapi juga menghadirkan layanan energi melalui penyediaan LPG yang disuplai oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Kehadiran produk LPG di gerai KDKMP memperluas pilihan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat fungsi koperasi sebagai pusat layanan ekonomi berbasis komunitas.
Aminuddin mengapresiasi pengelolaan KDKMP Meruya Selatan yang mampu menggabungkan penjualan kebutuhan pokok, pemasaran produk UMKM, dan layanan energi bagi masyarakat.
Baca juga : Koperasi Merah Putih Jadi Agregator Produk Di Desa
“Koperasi Kelurahan Meruya Selatan ini selain menjual kebutuhan sehari-hari, juga membuka ruang untuk memasarkan produk-produk UMKM di sekitar. Harganya relatif lebih murah dibandingkan toko-toko lain,” ujar Aminuddin.
Rangkaian ke KDKMP Meruya, kunjungan juga dilakukan ke 4 lokasi lainnya di wilayah Jakarta & Banten yakni KDKMP Cakung Timur, KDKMP Cipedak, KDKMP Bintaro, KDKMP Pondok Aren, dan KDKMP Meruya Timur.
Peninjauan dihadiri langsung oleh Direktur Transformasi, Digitalisasi, dan Sustainability Pertamina Patra Niaga, Tenny Elfrida, serta Direktur Penunjang Bisnis, Putut Andriatno.
Tenny menjelaskan, Pertamina Patra Niaga mendukung KDKMP dengan menghadirkan produk LPG di outlet LPG sebagai bagian dari penguatan jaringan distribusi energi sesuai regulasi dan arahan pemerintah.
Dukungan tersebut mencakup penyediaan tabung LPG Bright Gas maupun LPG 3 kg melalui jaringan outlet KDKMP.
Baca juga : Momentum MotoGP Mandalika 2026, BRI Perkuat Ekonomi Lokal & Sport Tourism
“Saat ini, KDKMP telah menjadi outlet LPG di hampir seluruh wilayah nasional. Sekitar 33.347 tabung LPG telah didistribusikan melalui jaringan KDKMP, dan kami berharap jaringan ini dapat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat,” ujar Tenny.
Kehadiran produk LPG di gerai KDKMP juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Suwanto, warga yang membeli LPG 3 kg di KDKMP Bintaro, menilai layanan tersebut memberikan kemudahan karena lokasi outlet LPG berada dekat dengan tempat tinggal warga.
“Alhamdulillah, adanya LPG ini sangat membantu warga. Lokasinya juga dekat, sekitar 100 meter dari tempat tinggal kami. Semoga program ini semakin maju dan berjalan lancar,” ujar Suwanto.
Hingga Oktober 2026, sebanyak 966 KDKMP telah menjadi outlet LPG 3 kg. Penyaluran tersebut didukung oleh 285 agen penyalur yang memasok LPG 3 kg ke outlet KDKMP.
Kolaborasi antara BP BUMN, KDKMP, dan Pertamina Patra Niaga menunjukkan bahwa koperasi dapat menjalankan fungsi yang lebih luas sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain membuka akses pasar bagi produk UMKM, KDKMP juga mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan energi melalui penyediaan LPG di tingkat kelurahan.
Melalui pengelolaan yang profesional dan dukungan berbagai pihak, KDKMP diharapkan dapat terus berkembang sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya