Dark/Light Mode

Omzet UMKM di MotoGP Mandalika Tembus Rp 5 Juta Sehari, Gubernur Iqbal Dorong Ekonomi Lokal

Minggu, 11 Oktober 2026 10:34 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ajang MotoGP Mandalika 2026 tak hanya menghadirkan tontonan balap kelas dunia, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Sejumlah pedagang di kawasan Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat omzet harian hingga Rp 5 juta selama ajang internasional tersebut berlangsung.

Salah satunya Safira Sabrina, pelaku UMKM asal Kota Mataram yang mengelola stan XD Chile Chrispy. Ia mengaku mampu meraup omzet hingga Rp 5 juta dalam sehari selama berjualan di kawasan MotoGP Mandalika.

“Alhamdulillah hari ini lumayan sibuk. Bersyukur sekali bisa mendapat manfaat langsung dari MotoGP,” kata Safira saat ditemui di kawasan UMKM kompleks Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026). 

Omzet tinggi juga dirasakan Ade Fatriana, pelaku UMKM asal Sumbawa Besar yang mengelola stan Qinan Cake.

Baca juga : Pertamina Ajak 10 Pelanggan Pertamax Turbo Nonton MotoGP Mandalika 2026

Ia mencatat omzet sekitar Rp 4 juta per hari dan berharap pendapatannya terus meningkat seiring bertambahnya pengunjung.

“Ini masih jam 15.00. Semoga bisa terus bertambah karena masih banyak yang di dalam menonton sesi latihan,” kata Ade.

Sementara itu, Dewi Kusumaningrum, pelaku UMKM asal Dompu, Pulau Sumbawa, memperoleh omzet sekitar Rp 3 juta per hari dari penjualan di kawasan Mandalika.

“Kami jauh-jauh menyeberang pulau. Bersyukur bisa jadi bagian dari ajang internasional ini,” ujar Dewi.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal beberapa kali meninjau langsung kawasan UMKM di Mandalika untuk memastikan para pelaku usaha mendapatkan lokasi berjualan yang strategis.

Baca juga : Antrean Industri Dipangkas, IKM Didorong Tembus Dunia

Ia juga menaruh perhatian pada fasilitas pendukung, termasuk kenyamanan pengunjung yang berbelanja di kawasan tersebut.

Iqbal mengatakan, jumlah UMKM yang terlibat dalam MotoGP Mandalika terus meningkat. Jika pada tahun lalu jumlahnya sekitar 100 UMKM, tahun ini mencapai 500 UMKM.

“Alhamdulillah jumlahnya UMKM yang masuk ke MotoGP Mandalika terus bertambah. Tahun lalu hanya sekitar 100, tahun ini 500 UMKM. Jika setiap UMKM menyerap 3-4 tenaga kerja maka sudah lebih dari 1.000 pelaku UMKM yang terlibat selama MotoGP Mandalika. Jumlah ini masih di dalam kompleks sirkuit, belum termasuk UMKM yang membuka dagangannya di spot lainnya di sekitar Mandalika,” ungkapnya. 

Menurut Iqbal, penyelenggaraan MotoGP Mandalika harus memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kehadiran ajang internasional tersebut.

Keterlibatan ratusan UMKM ini, lanjut dia, merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia.

Baca juga : BNI Hadirkan Promo & Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026

Event internasional diharapkan tidak hanya meningkatkan eksposur daerah, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Jadi, ini kata makmur dan mendunia. Jadi, tetap kemakmuran masyarakat di sekitar itu tetap mendapatkan ruang untuk tumbuh,” tutur Iqbal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.