Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Muktamar XXI IMM Digelar 21-23 Januari 2027 Di Kalimantan Selatan
- Weekend Career Class GSSD UI Dan Tazakka Ajak Anak Muda Rancang Karier Bermakna
- Kalapas Garut: Pengawasan Harus Cegah Masalah Pemasyarakatan Berulang
- Marc Klok Pede Persib Taklukkan Persik
- Riko Simanjuntak Pede PSS Sleman Curi Poin di Kandang Persebaya
Dukung Kota Global, Bank Jakarta Perkuat Pembiayaan Rumah dan Transportasi
Sabtu, 17 Oktober 2026 10:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bank Jakarta memperkuat dukungannya terhadap transformasi Jakarta menuju kota global melalui pembiayaan perumahan bagi pekerja sektor informal, elektrifikasi armada Transjakarta, hingga pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas. Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian sekaligus memperkuat konektivitas dan kualitas layanan transportasi publik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman, perjanjian kerja sama, dan perjanjian kredit yang difasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/10/2026).
Kerja sama ini menjadi bagian dari sinergi badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik negara (BUMN), dan perangkat daerah untuk mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, upaya membawa Jakarta masuk jajaran 50 kota global teratas pada 2030 membutuhkan kolaborasi dari seluruh ekosistem kota. Sinergi tersebut mencakup penguatan infrastruktur dan konektivitas, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Baca juga : Kongres 1 AFEBSI di Balai Kota Jakarta, Perkuat Sinergi Kampus dan Pemerintah
"Pembangunan Jakarta tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dari seluruh ekosistem kota," ujar Pramono.
Menurutnya, BUMD memiliki peran strategis sebagai Special Mission Vehicle (SMV), yang tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga mendukung pelayanan publik dan menggerakkan perekonomian daerah.
Karena itu, setiap kesepakatan kerja sama harus ditindaklanjuti melalui program konkret, target terukur, serta tata kelola yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Ukuran keberhasilan kita bukan pada seberapa banyak perjanjian yang diteken, melainkan pada seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh warga Jakarta dari kerja sama ini," tegasnya.
Baca juga : Bank Jakarta Jalin Kerja Sama Strategis Dengan BUMD, BUMN, Dan Perangkat Daerah
Kepala Badan Pembinaan BUMD (BPBUMD) Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi penandatanganan 15 kerja sama strategis. Kerja sama tersebut mencakup sektor kesehatan, pembiayaan perumahan, pendidikan dan ketenagakerjaan, infrastruktur digital, energi rendah karbon, pengembangan kawasan, serta transportasi publik.
Di sektor perumahan, Bank Jakarta dan Jamkrida Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta untuk mendukung akses Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) bagi pekerja sektor informal.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga," kata Syaefuloh.
Selain pembiayaan perumahan, Bank Jakarta terlibat dalam pengembangan transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan. Bank Jakarta bekerja sama dengan PT Transportasi Jakarta terkait pembiayaan elektrifikasi armada operator Transjakarta.
Baca juga : Abdul Aziz: Akses Transportasi Laut Banyak Manfaatnya
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung penggunaan armada transportasi publik yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memperkuat layanan mobilitas warga Jakarta.
Bank Jakarta juga menandatangani perjanjian kredit dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarmoda transportasi dan meningkatkan aksesibilitas pejalan kaki di salah satu simpul transportasi publik utama di Jakarta.
Syaefuloh menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci membangun ekosistem perkotaan yang tangguh, modern, dan mandiri. Melalui berbagai kerja sama tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap kinerja BUMD semakin kuat, inovasi terus berkembang, dan penyediaan layanan publik menjadi lebih efisien.
"Sinergi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan pada 2030," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya