Dark/Light Mode

PENAS III Apkasindo Bahas Peran Petani Sawit dalam Kedaulatan Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:35 WIB
Sekjen DPP Apkasindo Djono Burhan. (Foto. ist)
Sekjen DPP Apkasindo Djono Burhan. (Foto. ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) akan menggelar Pertemuan Nasional Petani Sawit Indonesia (PENAS) III pada 27-29 Oktober 2026 di Jakarta dengan membahas penguatan peran petani dalam kedaulatan energi dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua Panitia Pelaksana PENAS III Apkasindo Djono A. Burhan mengatakan, kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Petani Kelapa Sawit dan Sinergitas Hilir Kunci Kedaulatan Energi Indonesia” dan menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-26 Apkasindo.

“PENAS ini merupakan agenda penting bagi Apkasindo yang saat ini akan dilaksanakan untuk ketiga kalinya, sekaligus bersempena dengan menyambut hari ulang tahun Apkasindo yang ke-26,” kata Djono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).

Djono mengatakan, kegiatan tersebut akan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Pertanian, dan Menteri Koperasi.

Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat ME Manurung mengatakan, PENAS III juga akan membahas peran petani sawit yang tidak hanya sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mitigasi dan pencegahan karhutla.

Menurut Gulat, pemerintah memandang industri kelapa sawit sebagai bagian integral dari keberlanjutan pembangunan nasional. Karena itu, langkah preventif yang melibatkan petani sawit secara langsung dinilai penting untuk mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca juga : Gulat Manurung Terpilih Jadi Presiden Koalisi Petani Sawit Dunia

“Melalui sinergi ini, diharapkan terbangun kebijakan konkret yang menempatkan petani sawit sebagai mitra strategis negara dalam mewujudkan tata kelola perkebunan sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan bebas dari ancaman karhutla,” ujar Gulat seusai bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kamis (22/10/2026).

Sementara itu, Djono mengatakan, PENAS III diharapkan menjadi ruang dialog antara petani, pemerintah, dan pelaku usaha untuk memperkuat posisi petani sawit dalam pembangunan nasional.

“Salah satu tujuan utama pertemuan mendorong aspirasi petani mendapat perhatian lebih besar dalam penyusunan regulasi dan kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Menurut dia, PENAS III akan membahas penguatan petani dari sektor hulu hingga hilir. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) serta pemangku kepentingan industri sawit lainnya.

Bahas Resolusi Hulu-Hilir Sawit

Ratusan petani dari 25 provinsi sentra sawit dijadwalkan mengikuti seminar yang membahas berbagai persoalan sektor hulu dan hilir kelapa sawit.

Baca juga : Didukung BPDP, APKASINDO Kaltara Perkuat Koperasi Sawit Rakyat

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dijadwalkan menyampaikan pidato kunci dengan topik “Penguatan Hulu Hilir Kelapa Sawit dalam Mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia”.

Selanjutnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan membahas “Peremajaan Sawit Rakyat untuk Memastikan Kemandirian Pangan dan Energi Nasional”.

Pada sesi kedua, Menteri Koperasi Ferry Juliantono dijadwalkan menyampaikan topik “Penguatan Koperasi Petani Sawit Indonesia dalam Mendukung Asta Cita No. 6 Presiden Republik Indonesia”.

Dalam sesi diskusi resolusi hulu-hilir, Direktorat Jenderal Perkebunan akan membahas peremajaan sawit rakyat dan tantangan pelaksanaannya. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dijadwalkan membahas posisi kelapa sawit dalam bursa mineral dan komoditas strategis Indonesia.

Direktur Utama BPDP Eddy Abdurrachman juga akan membahas dukungan lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit.

Diskusi turut menghadirkan Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani dan Dewan Pakar DPP Apkasindo Tungkot Sipayung.

Baca juga : APKASINDO Luncurkan hargasawitindonesia.id, Dorong Harga Sawit Lebih Transparan

Djono mengatakan, rangkaian diskusi tersebut disiapkan untuk memperkuat harmonisasi antara petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Pembahasan dalam PENAS III diharapkan menghasilkan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan petani, termasuk dukungan terhadap perkebunan rakyat dan pengembangan industri hilir petani sawit,” katanya.

Ia menambahkan, hasil resolusi PENAS III nantinya juga akan dibawa ke tingkat internasional melalui World Coalition of Oil Palm Smallholders (WCOPS), yang saat ini dipimpin Gulat ME Manurung.

Dengan demikian, agenda PENAS III diharapkan menjadi landasan Apkasindo dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan petani kelapa sawit, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.