Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gempa M5,4 Guncang Pulau Karutung Sulawesi Utara, Tidak Berpotensi Tsunami
- Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol, Roma dan Como Ikut Raih Kemenangan
- PSS Sleman Takluk dari Borneo FC, Kartu Merah Jadi Titik Balik
- Persib Vs Melbourne Victory, Ujian Terberat Maung Bandung
- Gempa M5,4 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Tidak Berpotensi Tsunami
Teken MoU & HoA, Agrinas Palma & Pertamina Perkuat Kolaborasi Bioenergi
Rabu, 28 Oktober 2026 10:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperkuat kolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia untuk mengembangkan bioenergi berbasis kelapa sawit.
Kerja sama ini mencakup penjajakan optimalisasi fasilitas produksi biodiesel berkapasitas indikatif 600.000 ton per tahun di Indragiri Hilir, Riau, guna mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan dua nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan satu Heads of Agreement (HoA) dalam rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026, Selasa (27/10/2026).
Dua MoU tersebut meliputi kerja sama antara Pertamina dan Agrinas Palma dalam pengembangan bioenergi serta energi terbarukan untuk ketahanan energi nasional, serta kerja sama antara Pertamina Power Indonesia dan Agrinas Palma dalam pengembangan energi terbarukan.
Sementara itu, HoA mencakup kerja sama pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME). Penandatanganan dokumen dilakukan oleh
Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina Power Indonesia, Harsono Budi Santoso, bersama Direktur Konsultan Konstruksi Agrinas Palma, Gagah Guntur Aribowo, yang hadir mewakili Direktur Bisnis Agrinas Palma, Nurhidayat.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Intensifkan Penyaluran BBM, Pelayanan SPBU Terus Dioptimalkan
Prosesi tersebut disaksikan Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa.
Melalui kesepakatan ini, Agrinas Palma dan Pertamina menjajaki berbagai peluang pengembangan bisnis bioenergi terintegrasi, mulai dari pemanfaatan produk turunan kelapa sawit, pengembangan fasilitas dan infrastruktur energi, hingga penerapan teknologi energi terbarukan.
Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat rantai pasok bioenergi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah industri kelapa sawit Indonesia.
Salah satu fokus utama kerja sama adalah penjajakan pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi FAME milik PT Bayas Biofuels di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Fasilitas tersebut memiliki kapasitas terpasang indikatif sebesar 600.000 ton per tahun dan berpotensi mendukung peningkatan kapasitas produksi biodiesel nasional apabila dapat dioptimalkan berdasarkan hasil kajian dan ketentuan yang berlaku.
Melalui HoA yang ditandatangani, Agrinas Palma dan Pertamina Power Indonesia akan melakukan kajian bersama terhadap aspek teknis, operasional, komersial, finansial, dan hukum sebagai dasar penentuan skema kerja sama.
Baca juga : Pertamina Perkuat Kerja Sama ASEAN Hadapi Gejolak Global
Penjajakan tersebut mencakup kemungkinan pengoperasian, pemeliharaan, revitalisasi, hingga pengembangan fasilitas produksi biodiesel.
Seluruh tahapan akan tetap memperhatikan status hukum aset dan persetujuan instansi berwenang.
Direktur Bisnis Agrinas Palma, Nurhidayat, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk memperkuat pengembangan industri hilir kelapa sawit dan memperluas kontribusinya terhadap sektor energi nasional.
“Penandatanganan MoU dan HoA ini merupakan langkah strategis Agrinas Palma dalam memperkuat sinergi dengan Pertamina untuk mendorong pengembangan industri bioenergi nasional. Kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret, khususnya dalam mengoptimalkan potensi fasilitas produksi FAME serta mengembangkan ekosistem energi terbarukan yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir,” ujar Nurhidayat.
Ia menambahkan, setiap peluang kerja sama akan dikaji secara menyeluruh, baik dari aspek teknis, komersial, maupun tata kelola.
Langkah tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi perusahaan, meningkatkan daya saing industri kelapa sawit nasional, serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.
Baca juga : Lewat ASCOPE ke-51, Pertamina Tekankan Pentingnya Kolaborasi Energi ASEAN
Bagi Agrinas Palma, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan sumber daya perkebunan kelapa sawit melalui pengembangan industri hilir yang berorientasi pada energi terbarukan.
Sinergi sektor perkebunan dan energi diharapkan membuka peluang investasi, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta memperkuat daya saing industri bioenergi nasional.
Selain mendukung pengembangan biodiesel, kerja sama tersebut membuka peluang perluasan pemanfaatan produk turunan kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif berkelanjutan.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat transisi energi, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, dan memperkuat ketahanan energi melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri, termasuk mendukung pengembangan program B50 dan E20.
Agrinas Palma bersama Pertamina dan Pertamina Power Indonesia akan melanjutkan koordinasi, studi kelayakan, serta pembahasan skema kerja sama sesuai ruang lingkup masing-masing kesepakatan.
Seluruh tahapan pengembangan akan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, kepastian hukum, dan keberlanjutan guna menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian energi Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya