Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Survei perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasi, penyaluran kredit baru akan meningkat pada triwulan II-2021.
Hal ini terlihat dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 93,3 persen meningkat dari 30,4 persen pada triwulan I-2021. Peningkatan tersebut akan didorong oleh kredit konsumsi, diikuti oleh kredit modal kerja, dan kredit investasi.
Baca juga : Sambut Ramadan, KAI Hadirkan Ornamen Di Kereta Api Dan Stasiun
“Standar penyaluran kredit pada triwulan II-2021 diprakirakan tidak seketat periode sebelumnya,” sebut BI dalam keterangannya, Rabu (21/4).
Hal itu terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar 2,8 persen sedikit lebih rendah dibandingkan dengan 4 persen pada triwulan sebelumnya. Aspek kebijakan penyaluran yang diprakirakan tidak seketat triwulan sebelumnya antara lain premi kredit berisiko, agunan, dan persyaratan administrasi.
Baca juga : Panglima Keluarkan ST, Prajurit TNI Yang Nekat Mudik Bakal Kena Sanksi Disiplin Militer
Hasil survei mengindikasikan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2021. Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2021 sebesar 6 persen yoy.
Optimisme tersebut antara lain didorong oleh kondisi moneter dan ekonomi, serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya