Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pada Indonesia Brand Forum (IBF) 2024 bertajuk BUMN Soko Guru Indonesia Maju: Menuju Indonesia Emas 2045 di Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta. Acara itu membedah secara mendalam acara IBF 2024 yang akan dihelat pada 31 Juli mendatang. Acara ini nantinya mengusung konsep conference dan peluncuran buku. Pos Indonesia menjadi salah satu BUMN yang dijadikan case study dalam buku IBF yang berjudul Elephant Learns Flamenco.
Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama Pos Indonesia mengatakan bahwa Pos Indonesia menjadi salah satu gambaran sukses Kementerian BUMN melakukan transformasi. Milestone ke depan Pos Indonesia akan fokus menjadi perusahaan logistik. Kini Pos Indonesia tengah bersiap untuk melangkah ke babak selanjutnya, menjemput masa depan yang lebih baik.
Baca juga : Indonesia Menjadi Pilihan Investor Tanamkan Modal
Perusahaan yang berkantor pusat di Bandung ini sedang berlari menuju misi besar. Atas arahan pemegang saham, BUMN ini tengah dalam proses transformasi menuju menjadi perusahaan logistik, setelah sebelumnya sukses bertransformasi dari network company ke platform company.
Yang menarik, selain bertransformasi menjadi perusahaan logistik, Pos Indonesia juga ditetapkan menjadi PMO (Project Management Officer) untuk Klaster Logistik BUMN, sebelum nantinya menjadi Holding Logistik BUMN.
Baca juga : Garuda Muda Jangan Lengah
“Melalui pembentukan BUMN Klaster Logistik, terdapat potensi terbentuknya layanan logistik secara end-to-end yang dimiliki oleh anggota Klaster BUMN Logistik, sehingga menjadi keunggulan kompetitif untuk memperkuat posisi layanan BUMN dalam pasar logistik nasional,” ungkapnya.
Biaya logistik Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan negara lain. Indonesia berada di angka 14% untuk biaya logistik nasional, sementara rata-rata negara di dunia hanya berada di angka 12%. Angka ini menunjukkan tidak adanya efisiensi dalam manajemen logistik nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya