Dark/Light Mode

Sektor Riil Tumbuh Kuat

Indonesia Menjadi Pilihan Investor Tanamkan Modal

Rabu, 24 Juli 2024 07:05 WIB
Menteri Koordinator (Men­ko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator (Men­ko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perekonomian Indonesia konsisten tumbuh di kisaran 5 persen selama delapan kuartal terakhir di tengah berbagai tantangan perekonomian global. Kondisi ini membuat Indonesia menjadi pilihan tepat bagi para investor yang mau menanamkan modalnya.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator (Men­ko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di hadapan sejumlah investor lokal dan asing dalam acara Macro Day Event yang diselenggarakan PT Verdhana Sekuritas Indonesia di Deutsche Building, Jakarta, Senin (22/7/2024).

Baca juga : Erick Happy, Tata Kelola BUMN Diapresiasi OECD

“Anda bisa melihat pertumbuhan Indonesia sangat baik se­cara global. Indonesia berada di posisi tiga besar di antara negara G20 dalam hal pertumbuhan dan inflasi. Utang Pemerintah juga di bawah 40 persen,” ungkap Airlangga dalam keterangan resmi Kemenko Perekonomian, Selasa (23/7/2024).

Ketua Umum Partai Gol­kar itu mengatakan, kebijakan Pemerintah mengenai stabilitas harga dan program perlindungan sosial akan turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya.

Baca juga : Perbaiki Layanan, Bikin Pebisnis Dan Turis Nyaman

Selain itu, sektor riil Indo­nesia juga tumbuh kuat. Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia ekspansif selama 34 bulan berturut-turut.

Ditambah lagi, neraca perda­gangan juga terus menunjuk­kan surplus selama 50 bulan berturut-turut dan rasio pajak secara konsisten tumbuh dua digit sejak tahun 2022. Hal itu diiringi dengan defisit fiskal tetap terjaga di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pasca pandemi Covid-19.

Baca juga : Tim Tango Di Atas Angin

“Indonesia tahun ini menca­pai tonggak penting, naik ke peringkat 27 dari sebelumnya peringkat 34 dalam daya saing global. Seluruh lembaga pemeringkat besar global juga telah mempertahankan Indonesia pada level investment grade,” ungkap Airlangga.

Menurut Airlangga, salah satu pendorong utama perekonomian Indonesia, yakni sek­tor infrastruktur. Lalu efisiensi bisnis, efisiensi Pemerintah dan kinerja ekonomi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.