Dark/Light Mode

Ajinomoto Komit Wujudkan Terciptanya Udara dan Lingkungan yang lebih Bersih

Senin, 23 Juni 2025 20:07 WIB
Foto Dok Ajinomoto
Foto Dok Ajinomoto

RM.id  Rakyat Merdeka - Berdasarkan laporan Kualitas Udara Dunia IQAir 2024 yang dirilis pada Maret 2025, Indonesia menduduki peringkat ke-15 sebagai negara dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia, dengan konsentrasi PM2,5 (particulate matter) mencapai 35,5 μg per meter kubik. Untuk mendukung terciptanya udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat di Indonesia, Grup Ajinomoto Indonesia menghadirkan inisiatif Ajinomoto Health Provider. Salah satu bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan adalah melalui dukungan aktif terhadap upaya Net Zero Emission (NZE), termasuk pengurangan emisi karbon di area pabrik Ajinomoto yang berlokasi di Mojokerto dan Karawang.

Pabrik Ajinomoto di Mojokerto kini tidak lagi menggunakan batu bara sebagai bahan bakar untuk mesin boiler. Sebagai langkah menuju operasional yang lebih ramah lingkungan, bahan bakar tersebut telah digantikan dengan bio-massa yang berasal dari limbah pertanian, yang menghasilkan emisi jauh lebih rendah dibandingkan batu bara. Selain itu, pabrik di Mojokerto dan Karawang juga memperkuat penggunaan energi terbarukan melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero) dengan memanfaatkan Renewable Energy Certificate (REC) sebagai bukti PT AJINOMOTO INDONESIA yang memberikan perhatian lebih ke sumber ramah lingkungan.

“Grup Perusahaan kami memiliki inisiatif (Ajinomoto Health Provider) dalam mendukung kesehatan bagi bumi (lingkungan). Salah satu aspeknya adalah kegiatan Nett Zero Emission (NZE) atau pengurangan emisi karbon. Hingga kini, kami berhasil mengurangi jumlah buangan emisi karbon sebesar 223.2 kTCO2/year vs fiscal year 2018. Sumber yang terbesar diperoleh dari penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) bio-massa, yang menggantikan sepenuhnya batubara sebagai bahan bakar mesin boiler kami,” kata Direktur PT AJINOMOTO INDONESIA, Samsul Bakhri dalam keterangan tertulisnya pada media, Senin (23/6).

Baca juga : PLN Icon Plus Gaungkan Zero Waste Warrior di Hari Lingkungan Hidup

“Kemudian, sumber lain kegiatan NZE kami diperoleh dari penggunaan panel surya yang dimulai sejak tahun 2022 dan hingga kini kami telah menambah jumlah panel surya di Pabrik Mojokerto maupun Karawang. Total saat ini kami telah mengaplikasikan 3.61 MWP panel surya. Ada juga penggunaan listrik bersertifikat (Renewable Energy Certificate-REC) yang lebih ramah lingkungan, hasil kolaborasi dengan PT PLN (Persero), di mana penggunaan listrik ramah lingkungan ini pun dilakukan di dua pabrik kami. Sehingga, dari EBT yang bersumber dari listrik ramah lingkungan (REC) maupun panel surya jika dikonversikan, kami telah berhasil mengurangi jumlah emisi karbon sebesar 90 k.ton, hingga fiscal year 2024. Sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga kelestarian dan kesehatan bumi (lingkungan), serta mengatasi permasalahan gizi dan kesehatan manusia, Grup Ajinomoto Indonesia telah merumuskan filosofi baru dengan memposisikan diri sebagai perusahaan yang memiliki tujuan: “Memperkuat kesejahteraan yang berkelanjutan bagi manusia, masyarakat, dan bumi melalui AminoScience”. Tujuan ini ditetapkan sebagai bukti komitmen Grup Ajinomoto Indonesia dalam memperkuat kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia, dan juga berkontribusi dalam memperkuat kelestarian lingkungan, melalui AminoScience secara terus menerus,” jelasnya.

Direktur PT AJINOMOTO INDONESIA sekaligus Kepala Pabrik Karawang, Jasman Silalahi, menyampaikan bahwa selain berkomitmen pada aktivitas Net Zero Emission (NZE) untuk menekan emisi karbon, juga terus mendorong terciptanya bisnis yang lebih ramah lingkungan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengurangan penggunaan plastik pada sejumlah lini produk, penguatan pengelolaan dan daur ulang sampah plastik melalui kolaborasi dengan perusahaan rintisan dan organisasi masyarakat di sekitar area operasional, serta penerapan praktik ekonomi sirkular sebagai bagian dari strategi keberlanjutan.

“Untuk menciptakan bisnis yang lebih ramah lingkungan, selain pengurangan emisi karbon, kami juga melakukan beberapa upaya untuk mengurangi penggunaan plastik, diantaranya ada inovasi MSG AJI-NO-MOTO dengan meluncurkan produk kemasan kertas yang dapat membantu pengurangan material plastik hingga 30%, kemudian melalui brand Masako kamimengurangi penggunaan plastik pada bagian header part serta menghilangkan plastik inner part, dan penggunaan kemasan mono-material yang hanya menggunakan 1 jenis bahan, sehingga lebih mudah untuk didaur ulang. Kemudian kami juga bekerjasama dengan perusahaan penyedia jasa pengumpulan dan pengelolaan sampah plastik (Rekosistem), UMKM penyedia fasilitas pengelolaan sampah (TPS3R), serta fasilitas bank sampah (waste bank) yang berada di sekitar lingkungan perusahaan. Bahkan sebagai wujud “Agent Health Provider” kami mengajak karyawan untuk mengumpulkan sampah kemasan produk-produk Ajinomoto, guna mendorong pengumpulan, pengelolaan, dan daur ulang sampah plastik di Indonesia,” ujar Jasman Silalahi.

Baca juga : Terapkan Zero Waste to Landfill, BNI Wujudkan Kantor Ramah Lingkungan

“Di pabrik Ajinomoto, kami juga menjalankan praktik ekonomi sirkular dengan mengolah hasil samping (by-product) dari proses pembuatan MSG menjadi produk samping (co-product) yang memiliki nilai ekonomi lebih di masyarakat, contohnya adalah produk AJIFOL yang kandungannya bermanfaat untuk menyuburkan tanaman, dan produk FML sebagai tambahan nutrisi bagi hewan ternak. Tetes tebu (dari tanaman tebu) merupakan bahan utama kami untuk memproduksi MSG AJI-NO- MOTO, sedangkan daging hewan ternak (sapi, ayam) merupakan bahan utama kami untuk memproduksi Masako. Jadi co-product kami juga berkontribusi bagi kami dalam memberikan bahan baku Ajinomoto yang berkualitas. Nah, siklus aktivitas tersebut kami menyebutnya sebagai siklus-bio (bio-cycle) Ajinomoto,” tuturnya.

Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang selalu diperingati di Bulan Juni. Ajinomoto ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan, yang bisa dimulai dari hal yang dekat dengan keseharian kita seperti memilah sampah plastik di tempat-tempat yang telah banyak disediakan, supaya dapat membantu pihak terkait dalam proses pengelolaan dan daur ulang.

Melalui kontribusi Health Provider, Ajinomoto berharap dapat menginspirasi banyak pihak untuk melakukan gerakan lainnya yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat bersama keluarga, sambil terus menjaga kelestarian lingkungan. "Komitmen tersebut terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, dengan memperpanjang harapan hidup sehat keluarga Indonesia melalui produk dan layanan yang berkualitas tinggi, serta menciptakan bisnis yang ramah lingkungan. Untuk mengetahui seluruh upaya Grup Ajinomoto Indonesia melalui inisiatif Health Provider maupun produk dan jasa lainnya, masyarakat dapat mengunjungi Corporate Websitenya,"pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.