Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jewel Garden PIK 2 Siap Dibangun, Hadirkan Konsep Ruang Terbuka
Jumat, 29 Agustus 2025 15:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jewel Garden, inovasi terkini di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, telah bersiap memasuki fase pembangunan dengan menghadirkan konsep ruang terbuka tematik yang modern.
Acara Groundbreaking dan Tenant Gathering untuk Jewel Garden PIK 2 diselenggarakan pada Kamis (28/8/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Rudy Salim (CEO Prestige Corp), Josua Juan (Direktur Jewel Garden PIK 2), Bambang Soesatyo (Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia/IMI), Soesilawati (Investor Relation Director yang mewakili ASG PIK 2), beserta para shareholders sebagai penanda dimulainya proses pembangunan.
Tidak hanya menawarkan pemandangan landscape yang indah, Jewel Garden juga akan menyediakan fasilitas rekreasi, area olahraga, kesehatan, dan ruang interaksi sosial.
Melalui fasilitas-fasilitas itu, Jewel Garden akan menjadi destinasi utama bagi para Health & Wellness Seekers.
Baca juga : Ground Breaking Jewel Garden PIK 2, Bamsoet Yakin Dorong Ekonomi Nasional
Jewel Garden yang dibangun di atas area seluas 2,6 Hektare ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2026 dengan mengusung konsep "Nature Luxury Harmony".
Hadirnya Jewel Garden PIK 2 merupakan refleksi dari visi Prestige Corp untuk membangun komunitas yang aktif, sehat dan terkoneksi satu sama lain.
"Kami percaya, masa depan gaya hidup urban bukan hanya tentang tempat tinggal atau tempat belanja, tapi tempat berkumpul, tumbuh, dan hidup bersama,” ujar CEO Prestige Corp, Rudy Salim.
Direktur Jewel Garden PIK 2 Josua Juan menjelaskan, kawasan ini akan menjadi pilihan pengalaman baru bagi mereka yang mencari tempat rekreasi di Jakarta.
“Jewel Garden PIK 2 dirancang menjadi destinasi pengunjung untuk menikmati suasana alam yang damai sekaligus beraktivitas rekreasi di tengah hiruk pikuk kota, dengan memadukan olahraga, kesehatan, dan kuliner dalam satu kawasan terpadu,” tutur Josua Juan.
Baca juga : FPPI: Pembaruan RUU KUHAP Harus Hadirkan Hukum Substansial dan Berkeadilan
Bambang Soesatyo mendukung dan mengapresiasi pengembangan Jewel Garden PIK 2 yang berpotensi menjadi ruang berkumpul komunitas, sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.
Walau tidak dapat hadir secara langsung, Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni turut memberikan dukungan.
Dia berharap, Jewel Garden PIK 2 menjadi ekosistem yang subur bagi perkembangan generasi muda dan pelaku industri kreatif Tanah Air
“Sebagai seorang yang tumbuh dari dunia kreatif dan kini diberi amanah membina generasi muda, saya sangat mendukung hadirnya one-stop community hub baru seperti Jewel Garden PIK 2 yang akan menjadi titik awal lahirnya ide-ide besar, inovasi ekonomi kreatif, dan juga penggerak pertumbuhan ekonomi lokal maupun Nasional," ungkap Raffi Ahmad
Investor Relation Director (Perwakilan ASG PIK 2) Soesilawati menyampaikan, Jewel Garden PIK 2 tidak hanya menjadi destinasi estetis, tetapi fungsional dan bermanfaat.
Baca juga : BRI Gandeng INDODAX, Hadirkan Kartu Debit Digital, Dorong Inklusi Keuangan Nasional
Hadirnya Jewel Garden PIK 2 ini akan menjadi ikon baru yang menghadirkan keseimbangan antara alam, rekreasi, gaya hidup sehat dan modern.
"Dukungan ini adalah bentuk komitmen kami untuk menciptakan kawasan yang tidak hanya indah tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas serta memberikan nilai tambah bagi para tenant dan investor,” jelas Soesilawati.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya