Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Syngenta Luncurkan CUPRINOMAT, Bantu Petani Hadapi Cuaca Ekstrem
Jumat, 31 Juli 2026 15:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Syngenta Indonesia resmi meluncurkan biostimulan terbaru CUPRINOMAT® di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Senin (28/7/2026). Peluncuran yang dikemas dalam acara Grand Finale ini menjadi puncak rangkaian Road to Grand Finale, setelah mobil aktivasi CUPRINOMAT® menempuh perjalanan sejauh 5.108 kilometer untuk mengedukasi petani di berbagai daerah di Indonesia.
Sekitar 450 petani dan para pemangku kepentingan sektor pertanian menghadiri acara tersebut. Dengan mengusung tema "Perjalanan Pertumbuhan", Syngenta menegaskan komitmennya menghadirkan inovasi pertanian berkelanjutan melalui teknologi biostimulan yang membantu petani menghadapi tantangan budidaya.
Presiden Direktur Syngenta Indonesia Eryanto mengatakan, peluncuran CUPRINOMAT® merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, termasuk perubahan iklim.
"Pertumbuhan adalah sebuah perjalanan. Di setiap tahap siklus hidupnya, tanaman menghadapi berbagai tantangan dan tekanan lingkungan. Melalui CUPRINOMAT®, kami menghadirkan solusi yang membantu tanaman tetap tumbuh optimal dalam berbagai kondisi, sehingga petani dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan berkelanjutan," ujar Eryanto.
Rangkaian perjalanan mobil aktivasi CUPRINOMAT® dimulai dari Medan, kemudian singgah di Alahan Panjang, Lampung, Karawang, Indramayu, Grobogan, Jember, Lombok, hingga Makassar sebelum berakhir di Sidrap. Di setiap titik pemberhentian, mobil tersebut menjadi sarana edukasi lapangan sekaligus memperkenalkan teknologi biostimulan kepada petani.
Baca juga : Astra Dorong Rumah Koran Kanreapia Jadi Sentra Sayuran Sulsel
Sebagai produk biostimulan, CUPRINOMAT® diformulasikan untuk membantu meningkatkan proses alami tanaman sekaligus memperkuat toleransi terhadap cekaman abiotik, seperti suhu panas, kekeringan, maupun kondisi lingkungan yang kurang ideal.
Produk ini mengombinasikan asam amino, asam humat, asam fulvat, serta nutrisi mikro komprehensif yang bekerja secara sinergis untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan penyerapan nutrisi, memperkuat ketahanan terhadap stres lingkungan, serta mendukung hasil panen yang lebih tinggi.
Syngenta menyebutkan, teknologi tersebut menawarkan tiga manfaat utama, yakni solusi lengkap tepat, pertumbuhan memikat, dan hasil melompat, sehingga dapat membantu petani menghadapi tantangan budidaya di lapangan sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Portfolio Manager Biostimulant Syngenta Indonesia Faizal Abrudin mengatakan, perjalanan mobil aktivasi menjadi cara untuk membuktikan langsung manfaat CUPRINOMAT® kepada petani.
Selama perjalanan, Syngenta menggelar pertemuan dengan petani di berbagai daerah dan menjangkau sekitar 500 petani untuk memberikan edukasi mengenai manfaat produk tersebut.
Baca juga : NasDem Sulsel Minta Kader Gelar Persiapan Sejak Dini
Keunikan program ini terletak pada spesimen tanaman yang dibawa sejak awal perjalanan hingga Grand Finale. Tanaman tersebut mengalami berbagai perubahan kondisi lingkungan selama menempuh ribuan kilometer sehingga menjadi media pembuktian performa produk secara langsung.
"Berdasarkan pengamatan selama rangkaian kegiatan, tanaman yang diberi perlakuan CUPRINOMAT® menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan tanaman tanpa perlakuan," kata Faizal.
Ia menambahkan, melalui perjalanan tersebut Syngenta ingin menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman merupakan sebuah proses yang membutuhkan pendampingan di setiap tahap.
"Melalui perjalanan mobil aktivasi ini, kami ingin menunjukkan bukti langsung kepada petani bahwa pertumbuhan memang sebuah perjalanan, dan CUPRINOMAT® adalah #TemanTanam yang siap mendukung petani di setiap langkah. Kami percaya setiap tantangan dalam pertanian adalah peluang untuk berinovasi dan menghadirkan solusi bernilai tambah bagi petani Indonesia," ujarnya.
Peluncuran CUPRINOMAT® juga mendapat respons positif dari petani. Jumaidi, petani padi asal Sidrap, mengaku melihat langsung perbedaan pertumbuhan tanaman yang menggunakan CUPRINOMAT® dibandingkan tanaman tanpa perlakuan.
Baca juga : Dubes Ralf Beste Puji Kualitas Ikan Tuna Asal Sulsel
"Yang paling mengesankan bagi kami adalah melihat langsung perbedaan tanaman yang menggunakan CUPRINOMAT® dan yang tidak. Saya melihat tanaman yang diberi CUPRINOMAT® tumbuh lebih baik. Ini membuat kami semakin yakin bahwa produk ini dapat membantu petani menghadapi tantangan cuaca dan meningkatkan hasil budidaya," kata Jumaidi.
Menurut Syngenta, perjalanan mobil aktivasi CUPRINOMAT® merupakan salah satu inisiatif edukasi pertama di Indonesia yang membawa spesimen tanaman menempuh perjalanan jarak jauh sambil menjangkau dan mengedukasi petani di berbagai wilayah.
Grand Finale di Sidrap sekaligus menandai komitmen berkelanjutan Syngenta Indonesia dalam mempercepat adopsi inovasi pertanian guna mendukung terwujudnya Petani MAJU di seluruh Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya