Dark/Light Mode

Appi Dan IAS Klaim Kantongi Mayoritas Dukungan DPD II

Musda Golkar Sulsel Makin Rame Dan Panas

Rabu, 15 Juli 2026 06:45 WIB
Bakal calon ketua DPD Golkar Sulsel, Munafri Arifuddin (Appi) dan Ilham Arief Sirajuddin (IAS). (Foto: Instagram)
Bakal calon ketua DPD Golkar Sulsel, Munafri Arifuddin (Appi) dan Ilham Arief Sirajuddin (IAS). (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), kian panas. Bakal calon ketua DPD Golkar Sulsel, Munafri Arifuddin (Appi) dan Ilham Arief Sirajuddin (IAS), sama-sama mengklaim mengantongi mayoritas dukungan DPD II atau pengurus tingkat kabupaten dan kota di Provinsi Sulsel.

Tahapan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel, resmi dimulai dengan pengambilan formulir bakal calon Ketua DPD Golkar Sulsel, Senin (13/7/2026). Tim Appi dan tim IAS telah mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPD I Gol kar Sulsel, di Makassar. 

Koordinator Tim Penjaringan Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel, Anugrah Amir mengatakan, kedua kubu telah mengambil formulir bakal calon ketua DPD Golkar Sulsel, sesuai ketentuan. Menurut dia, tim Appi diwakili Siswanto berdasarkan surat kuasa, dan tim IAS juga diwakili oleh kuasa resmi. 

Anugrah menjelaskan, pengembalian formulir wajib dilaku kan langsung oleh bakal calon dan dijadwalkan berlangsung pada 15-17 Juli 2026. Berdasarkan konfirmasi panitia, IAS menjadwalkan pengembalian berkas pada 17 Juli, dan kubu Appi berencana mengembalikan formulir pada hari yang sama. 

“Pengembalian formulir harus dilakukan langsung oleh bakal calon,” kata Anugrah, di Makassar, Sulsel, Selasa (14/7/2026). 

Terpisah, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Takalar, Zulkarnain Arif mengatakan, pihaknya akan menyerahkan sedikitnya 20 surat rekomendasi dukungan DPD II kepada Appi, sebagai syarat pencalonan. Menurut dia, seluruh dokumen rekomendasi dukungan itu akan diserahkan saat pengembalian formulir bakal calon Ketua DPD Golkar Sulsel. 

Baca juga : Top, BRI Penyetor Pajak Terbesar Di Awal Tahun

Zulkarnain memastikan, seluruh surat dukungan tersebut telah dilengkapi materai, surat kuasa, dan merupakan hasil pleno masing-masing DPD II. “Kami akan bawa 20 surat rekomendasi dukungan yang sudah dipegang Pak Appi,” ujarnya. 

Soal adanya dukungan DPD II yang beralih kepada IAS, Zulkarnain menegaskan, surat dukungan kepada Appi tetap sah. Sebab, tidak ada DPD II yang mencabut surat dukungan itu secara resmi. 

Zulkarnain memastikan, sahnya surat dukungan itu juga telah dikomunikasikan dengan para Ketua DPD II, melalui grup internal. Dalam komunikasi tersebut, ungkap dia, pihaknya telah mengingatkan kepada pada para DPD II yang ingin mengalihkan dukungan, untuk mengambil atau menarik surat rekomendasi yang telah diberikan kepada Appi. 

“Kami sudah mengingatkan sebanyak lima kali. Bila ada DPD II yang hendak mengalihkan dukungan kepada pihak lain, silakan mengambil surat rekomendasi. 

Kalau sampai batas waktu surat aslinya tidak diambil, tim Pak Appi berhak mewakili karena dukungan itu akan digunakan untuk maju di Musda,” jelas dia. 

Lebih lanjut, Zulkarnain meyakini, seluruh dokumen surat rekomendasi dukungan tersebut sah. Dia juga mengingatkan Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sulsel, agar meneliti dan mencermati rekomendasi dukungan yang diberikan kepada bakal calon Ketua DPD Golkar Sulsel. 

Baca juga : Pemerintah Patok Harga BBM Khusus Buat Nelayan

Zulkarnain menegaskan, bila surat rekomendasi yang dibawa kubu Appi ditolak atau terdapat keputusan SC yang dinilai bertentangan dengan aturan organisasi, pihaknya siap membawa persoalan tersebut ke pengadilan. 

“Kalau tindakan SC bertentangan dengan aturan, kami akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Pengadilan yang akan memutuskaan, mana suarat dukungan yang sah,” cetusnya. 

Untuk memperkuat klaim dukungan, sambung dia, kubu Appi berencana mengembalikan formulir bersamaan dengan IAS pada 17 Juli mendatang. Dengan begitu, seluruh Ketua DPD II yang hadir, menunjukkan secara terbuka posisi politik masing-masing. 

“Momentum itu akan menjadi ajang pembuktian tentang siapa kandidat yang benar-benar memperoleh dukungan mayoritas pemilik suara dalam Musda,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tana Toraja, Victor Datuan Batara me ngata kan, sebanyak 22 ketua DPD II Golkar di Provinsi Sulsel sepakat mengawal IAS, saat mengembalikan formulir pendaf taran bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel. Kesepakatan ter sebut diputuskan dalam pertemuan konsolidasi yang dipimpin IAS di Ruang Lae-lae I Hotel Swiss-Belinn, Makassar, Sabtu (11/7/2026) malam. 

“Kami bersepakat, semua DPD II yang sudah mengeluarkan surat dukungan resmi untuk IAS akan mengawal langsung saat pengembalian formulir,” ujarnya. 

Baca juga : JPO Rusak Berat, Lalin Di Gatsu Macet Parah

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gowa, Ambas Syam menambahkan, kehadiran 22 DPD II saat pengembalian formulir akan memudahkan panitia Musda melakukan verifikasi dukungan. Dia berharap, proses tersebut membuat pelaksanaan Musda berjalan lancar. 

“Kehadiran kami (ketua 22 DPD II) saat pengembalian formulir diharapkan bisa menjadi ruang kemudahan bagi panitia Musda untuk memverifikasi langsung keabsahan surat dukungan masing-masing DPD II. Semoga langkah dan kesepakatan ini bisa mengantar Musda Golkar Sulsel berjalan mulus lancar,” tegasnya. 

Diketahui, Musda XI DPD I Golkar Sulsel akan dilangsungkan di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026). Setelah masa pengembalian formulir berakhir pada 17 Juli, panitia akan melakukan verifikasi dokumen pencalonan sebelum menetapkan bakal calon yang memenuhi syarat. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.