Dark/Light Mode

SESERA Pemurni Air Jepang Siap untuk Kebutuhan Harian dan Bencana

Senin, 5 Oktober 2026 15:36 WIB
Distributor SESERA untuk Indonesia Axton Chandra.
Distributor SESERA untuk Indonesia Axton Chandra.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemurni air asal Jepang, SESERA, diperkenalkan di Indonesia dengan mengusung konsep phase-free, yakni perangkat yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus dimanfaatkan saat terjadi keadaan darurat.

Distributor SESERA untuk Indonesia, Axton Chandra, mengatakan konsep tersebut memungkinkan masyarakat terbiasa menggunakan perangkat dalam kondisi normal sehingga lebih siap ketika terjadi gangguan pasokan air.

"Produk ini mengusung konsep phase-free, yakni peralatan yang digunakan dalam kehidupan normal sekaligus dapat dimanfaatkan ketika terjadi bencana," ujar Axton kepada wartawan, Jumat (5/10/2026).

Menurut Axton, SESERA tidak membutuhkan listrik maupun perawatan khusus. Untuk kondisi darurat ketika air dari keran tidak tersedia, perangkat dilengkapi pompa injak sehingga tetap dapat digunakan.

Air yang telah melalui proses pemurnian SESERA dapat langsung diminum sesuai petunjuk dan batasan penggunaan yang ditetapkan produsen.

"Kebiasaan menggunakannya sehari-hari juga diharapkan memudahkan pengguna mengoperasikan perangkat saat kondisi darurat," katanya.

Baca juga : Presiden Setujui Bantuan Rumah Rusak Berat Naik Jadi Rp 70 Juta, Safrizal: Ini Kabar Baik

Untuk penggunaan normal, produsen mengarahkan pengguna memakai air yang memenuhi standar kualitas air keran. Sementara penggunaan sumber air lain dalam kondisi darurat harus mengikuti petunjuk dan batasan yang ditetapkan produsen.

SESERA telah memperoleh Good Design Award 2021. Produk tersebut juga masuk dalam daftar selected entries Phase Free Award 2022.

Model standar SYKM5S berukuran 145 x 145 x 355 milimeter dengan berat sekitar tiga kilogram, termasuk kartrid.

Di Jepang, SESERA telah digunakan dalam berbagai kebutuhan, termasuk sektor usaha makanan. Sejumlah restoran di Tokyo, Hyogo, Tochigi dan Gunma disebut telah menggunakan perangkat tersebut.

Untuk pasar Indonesia, Axton melihat peluang SESERA melalui pendekatan ketahanan pasokan air atau water security. Sejumlah restoran dan perumahan di Indonesia juga disebut telah memanfaatkan SESERA.

Menurut dia, penggunaan air yang telah difilter dapat mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk mencuci bahan makanan, sekaligus menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih sehat.

Baca juga : Daerah Yang Tangguh Akan Kuat Tanggulangi Bencana

"Nilai yang ditawarkan mencakup kebutuhan sehari-hari sekaligus persiapan ketika pasokan air terganggu. Terutama di daerah-daerah pasokan air bersih mungkin tidaklah mudah. Namun dengan SESERA semua orang bisa langsung meminumnya," ujarnya.

Pesan pemasaran SESERA di Indonesia difokuskan pada dua aspek, yakni akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan kesiapan menghadapi situasi darurat.

Axton mengatakan pendekatan tersebut menyasar kebutuhan keluarga untuk mempersiapkan diri sebelum terjadi gangguan pasokan air.

Dari sisi biaya, Axton menyebut penggunaan SESERA berpotensi mengurangi pengeluaran dibandingkan pembelian air kemasan. Ia memperkirakan penghematan untuk satu keluarga dapat mencapai sedikitnya Rp5 juta per tahun.

Namun, perhitungan tersebut perlu mempertimbangkan harga perangkat, biaya penggantian kartrid, volume penggunaan, serta kualitas air sumber. Dengan demikian, konsumen dapat memperoleh gambaran biaya jangka panjang secara lebih transparan.

Selain rumah tangga, calon pengguna SESERA di Indonesia mencakup vila, resor, hotel, restoran, sekolah, klinik, kantor hingga pabrik.

Baca juga : Bantu Warga Terdampak Bencana, Indodax Buka Posko Di NTT

"Perusahaan Jepang di Indonesia juga menjadi sasaran potensial kami melalui pendekatan kesiapsiagaan bencana dan rencana keberlangsungan usaha atau business continuity plan," kata Axton.

Untuk memperkenalkan pengalaman penggunaan secara langsung, Axton mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan program uji coba bagi 20 keluarga selama 30 hari.

Program tersebut masih berupa usulan dan belum terlaksana. Jika direalisasikan, dokumentasi penggunaan akan mencakup kemudahan pengoperasian, perawatan, pengeluaran, serta keterbatasan yang ditemui pengguna.

"Dengan pendekatan yang sesungguhnya ini, berkat inovasi teknologi terbaru dari Jepang, pengenalan SESERA di Indonesia diharapkan dapat menggabungkan kebutuhan air sehari-hari, perhitungan biaya yang terbuka, dan persiapan menghadapi keadaan darurat," pungkasnya.

Saat ini, SESERA disebut sudah dapat dibeli di Electronic City SCBD, PIK, dan Karawaci, Tangerang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.